Home / Berita Update

Selasa, 7 Desember 2021 - 22:07 WIB

10 Korban Erupsi Semeru Berhasil Di Identifikasi.

Lokasi terdampak awan panas guguran (APG) Gunung Semeru di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur. (BPBD Provinsi Jawa Timur/jatimnesia)

Lokasi terdampak awan panas guguran (APG) Gunung Semeru di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur. (BPBD Provinsi Jawa Timur/jatimnesia)

SURABAYA (Jatimnesia.com)– Kepolisian Daerah Provinsi Jawa Timur (Polda Jatim) berhasil mengindetifikasi 10 korban Guguran Awan Panas (GAP) Gunung Semeru Kabupaten Lumajang.

Kini tinggal 20 korban erupsi GAP Gunung Semeru yang belum berhasil diidentifikasi oleh Kedokteran Kesehatan ( Dokes) Polda Jatim bersama Tim identifikasi.

” Dari 10 jenazah yang teridentifikasi oleh tim, dengan jenis kelamin 6 laki-laki dan 4 perempuan, dan dari 10 tersebut, 5 telah diserahkan kepada keluarga. Karena ketika diserahkan ke pihak Rumah Sakit segera dikenali secara visual dan ciri-ciri oleh keluarga, dan dicocokkan oleh tim, maka lima jenazah telah diserahkan dari pihak Polri dan RSUD kepada pihak keluarga,” kata Kombes Pol. Ahmad Ramadhan, Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Mabes Polri, Selasa (7/12).

Baca Juga :  Di Pacitan, Kades Sambat Dewan Karena ADD Dipangkas Miliaran

Kombes Pol. Ahmad Ramadhan juga menyampaikan, dalam kesempatan ini juga menghimbau kepada pihak keluarga korban yang merasa kehilangan anggota keluarganya, untuk bisa mendatangi posko DVI baik posko, posmortem maupun antemortem.

” Kemudian Kami sampaikan kepada rekan-rekan, nantinya setelah jenazah yang sudah diidentifikasi maka pihak Polri dan rumah sakit RSUD Haryoto segera menyerahkan kepada pihak keluarga, dan pihak Polri dan RSUD membantu memfasilitasi dengan mengantarkan ke pihak keluarga atau ke tempat persemayamannya,” ujarnya.

Selanjutnya Kabid Dokkes Polda Jatim membeberkan 10 nama korban yang berhasil teridentifikasi, diantaranya.
1. Dafa, usia 15 tahun, jenis kelamin laki-laki, alamat Kajarkuning.
2. Kafela Ulisa, usia 19 tahun, jenis kelamin perempuan, alamat Ds. Sumberwuluh.
3. Alfan, usia 23 tahun, Jenis kelamin laki-laki, alamat Ds. Sumberwuluh.
4. Bawon Triono, usia 33 tahun, jenis kelamin laki-laki, alamat Curahkobokan.
5. Luluk, usia 49 tahun, jenis kelamin perempuan, alamat Curahkobokan.
6. Yatipah, usia 60 tahun, jenis kelamin perempuan, alamat Curahkobokan.
7. Paidi, usia 70 tahun, jenis kelamin laki-laki, alamat Curahkobokan.
8. Poniyem, usia 55 tahun, jenis kelamin perempuan, alamat Curahkobokan.
9. M. Roni, usia 35 tahun, jenis kelamin laki-laki, alamat Ds. Sumberwuluh.
10. Edi Pramono, usia 35 tahun, jenis kelamin laki-laki, alamat Sumberurip Pronojiwo.
* sumber data tribratanewspoldajatim.com.

Berita ini 12 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Mencuat Isu Pungli, Dinas Perkim Sisir Penerima RTLH.

Berita Update

Di Ponorogo, Kewajiban Pajak Rp 2,3 Miliar Belum Terbayarkan.

Berita Update

Besaran PBB PLTU Sudimoro Disoal DPRD Pacitan.

Berita Update

Harga Kelapa Di Pacitan Anjlok Rp 2 Ribu Per Butir.

Berita Update

Jelang Natal, Polres Pacitan Sterilisasi Gereja.

Berita Update

Warga Berharap Pemkab Pacitan Keluarkan Regulasi Perlindungan Burung Hantu.

Berita Update

Rumah Terbakar, Kakek Di Ponorogo Tewas Terpanggang.

Berita Update

Jaga Bilateral Dengan Media Polres Madiun Gelar Piraminda