• Jual Murah Camera DSLR Merk Nikon D3200 Rp 1.950.000,- Hubungi 081-335-326-942
  • Axel Florist Penyedia Papan Ucapan Karangan Bunga Ternama Di Madiun Raya. Hubungi 081-335-326-942
  • Marketing Iklan Baris 081-335-326-942. * Harga Rp 49.000 Per Tayang Durasi 1 Minggu

Home / Berita Update

Kamis, 27 Oktober 2022 - 14:24 WIB

11 Kecamatan Di Pacitan Rawan Bencana Alam.

Erwin Andriatmoko, Kalaksa BPBD Pacitan. ( Apriyanto/Pacitan).

Erwin Andriatmoko, Kalaksa BPBD Pacitan. ( Apriyanto/Pacitan).

PACITAN ( Jatimnesia.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan akan semakin gencar mensosialisasikan kewaspadaan bencana kepada masyarakat Pacitan.

Tujuanya agar warga Kabupaten Pacitan semakin mengenal wilayahnya sendiri khususnya yang memiliki daerah potensi bencana  alam.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan, Erwin Andriatmoko, menilai jika hidup di Pacitan ibarat terjepit susah.

Menurut Erwin Andriatmoko, peribahasa itu dikaitkan dengan letak geografis  Kabupaten Pacitan yang sangat berbahaya dengan potensi bencana alam. ” Ini bukan menakuti masyarakat, tapi ini memang fakta. Secara real hasil analisa serta berdasarkan peta dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi ( PVMBG),” katanya, Kamis (27/10)

Baca Juga :  Permensos 5/2021, BPNT Pakai Produk Lokal.

Lanjut Kalaksa BPBD Pacitan, dari 12 Kecamatan di Kabupaten Pacitan berdasarkan peta patahan hanya ada 1 kecamatan yang dinyatakan aman dari bencana. Terhitung di seluruh peta Kabupaten Pacitan ada 40 patahan secara keseluruhan.

” Dari 12  Kecamatan yang paling aman di Pacitan adalah Kecamatan Donorojo, pasalnya disana sangat minim kebencanaan.Dan berdasarkan peta dari PVMBG di wilayah Kecamatan Donorojo tidak ada peta patahan. Sedangkan banyaknya patahan di seluruh Pacitan ini ada 40 patahan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Paripurna DPRD Magetan, Penyampaian Rekomendasi LKPJ Bupati TA 2021.

Atas data tersebut, BPBD Kabupaten Pacitan terus mensosialisasikan peta patahan tersebut kepada masyarakat dengan tujuan agar masyarakat paham dari peta tersebut. ” Kami akan segera mensosialisasikan peta patahan ini kepada masyarakat luas, supaya masyarakat tahu dan paham akan permasalahan di Pacitan,” pungkasnya.

Berita ini 101 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Ratusan Debitur Terdampak PMK, Ini solusi BRI Magetan.

Berita Update

Tinjau Pesananan E-Inobus, Wamen BUMN Kunker Ke INKA Madiun.

Berita Update

Obyek Wisata Masih Tutup, Disparbud Magetan Berpedoman Inmendagri 42/2021.

Berita Update

Papan Iklan Rokok Berdiri Di KTR, Kepala DPMPTSP Magetan Klaim Tidak Berijin.

Berita Update

Gandeng IPB, Disperindag Olah Sampah Jadi Pakan Ternak.

Berita Update

Bupati Magetan Harap Perhutani Perpanjang MoU.

Berita Update

Jelang Akhir Jabatan Suprawoto- Nanik, Jalan Poros Masih Banyak Yang Rusak.

Berita Update

Legislator Pacitan Sosialisasi CSR.