53.198 Anak Di Magetan Ditarget Terima Vaksin.

- Jurnalis

Rabu, 15 Desember 2021 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Vaksinasi Anak (Jatimnesia).

Vaksinasi Anak (Jatimnesia).

MAGETAN (Jatimnesia.com)– Sebanyak 53.198 anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Magetan bakal disuntik vaksin. Data tersebut dirilis Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengacu hasil sensus Penduduk Kabupaten Magetan Tahun 2020.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Magetan, dr. Rohmad Hidayat, menyebut jika Kabupaten Magetan merupakan 21 Kota/Kabupaten di Indonesia yang direstui menggelar vaksin anak. ” Kick Off akan digelar 21 Desember mendatang di SDN Komplek dengan jumlah 300 dosis “, kata dr, Rohmad Hidayat, Plt Kadinkes Kabupaten Magetan, Rabu (15/12).

Baca Juga :  Kepala KPH Perhutani Blitar Kenalan Dengan Wartawan.

Vaksin anak selanjutnya akan dilaksanakan secara reguler melalui layanan 22 Puskesmas di Kabupaten Magetan. ” Pelaksanaan vaksin anak selanjutnya akan dijadwalkan oleh Puskesmas wilayah setempat “, ungkap Kadinkes Kabupaten Magetan.

Vaksin yang diamini Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk anak yakni Sinovac dan CoronaVac. Pemerintah kabupaten (Pemkab) Magetan akan mengajukan pasokan Sinovac maupun CoronaVac kepada Pemerintah provinsi (Pemprov) Jawa Timur untuk mencukupi kebutuhan 53 ribu anak yang wajib vaksin.

Sementara untuk Kick Off mendatang Dinkes Kabupaten Magetan akan memakai stok vaksin yang saat ini tersedia 12 ribu dosis. ” Untuk Kick Off besok akan memakai stok. Stok 12 ribu ini akan digunakan untuk mengejar vaksin dosis 2 masyarakat,” jelas dr. Rohmad Hidayat.

Baca Juga :  Menebak Bupati Magetan Ke-32

Sebagai informasi, pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Covid-19 Jawa Bali periode 14 Desember 2021 – 3 Januari 2022 Kabupaten Magetan kembali menyandang level I (satu). Karena berstatus level I Kegiatan Belajar Mengajar ( KBM) dapat dilaksanakan dengan Pertemuan Tatap Muka (PTM) terbatas dengan kapasitas 50%.

Berita Terkait

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.
Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.
Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.
Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.
Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?
Diduga Diputus Kekasih, Warga Magetan Bundir Gantung Diri.
Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.
Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Februari 2024 - 20:52 WIB

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Februari 2024 - 14:55 WIB

Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.

Senin, 26 Februari 2024 - 12:56 WIB

Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:45 WIB

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:38 WIB

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Sabtu, 24 Februari 2024 - 21:41 WIB

Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:32 WIB

Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:27 WIB

Jelang Pilkada Magetan, Pemkab Ingatkan ASN Dilarang Campur Tangan Politik.

Berita Terbaru

Pengurukan lahan untuk penambahan gedung 7 dan 8 RSUD dr Darsono Pacitan ( Apriyanto/Pacitan).

Berita Update

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Feb 2024 - 20:52 WIB

Beras, Bahan Pokok Pangan.

Berita Update

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:45 WIB

Noorbiyanto. (Ist)

Berita Update

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:38 WIB