Home / Berita Update / Pemerintahan

Jumat, 11 November 2022 - 22:17 WIB

Agar ” Melek ” Kelola Sampah, Pemkab Magetan Gencar Sosialisasi Perda Sampah.

Sosialisasi Perda Sampah Oleh Bagian Hukum Pemkab Magetan. ( Joko Nugroho/Magetan).

Sosialisasi Perda Sampah Oleh Bagian Hukum Pemkab Magetan. ( Joko Nugroho/Magetan).

MAGETAN [Jatimnesia.com]- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan melalui Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Magetan melaksanakan sosialisasi Peraturan daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2013 Tentang Pengelolaan Sampah, Jum’at (11/11).

Sosialisasi yang digelar disalah satu rumah makan di Desa Sumberdodol, Kecamatan Panekan tersebut, dihadiri Sekretaris Daerah ( Sekda) Magetan Hergunadi, serta diikuti puluhan pengelola bank sampah serta masyarakat yang peduli dengan persampahan yang berasal dari 18 Kecamatan se-Kabupaten Magetan.

” Memang Perda ini sudah lama, karena sampah memang prioritas salah satu penanganan. Sehingga meskipun sudah disosialisasikan ini kami sosialisasikan kembali secara masif, ” kata Joko Risdiyanto, Kepala Bagian (Kabag) Hukum Setdakab Magetan, Jum’at (11/11).

Joko Risdiyanto berharap, sosialisasi Perda yang isinya secara garis besar adalah kebijakan pengelolaan sampah di kabupaten Magetan, mulai dari timbunan sampah sampai dengan pembinaan serta pengawasan dalam pelaksanaan pengelolaan sampah akan mampu membuat penanganan sampah di kabupaten Magetan lebih baik.

Baca Juga :  Angka Kematian Tinggi, Serbuan 20 Ribu Vaksinasi Prioritaskan Lansia.

” Dengan sosialisasi ini, implementasi Perda nomor 6 tahun 2013 bisa menjadi lebih baik sehingga bisa mengurangi permasalahan sampah di kabupaten Magetan, sehingga penanganan sampah kedepan lebih baik, ” jelas Kabag Hukum Setdakab Magetan.

Sementara itu, Sub Koordinator Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah, Bahan Beracun dan Berbahaya (PSLB3) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magetan, Mustaqul Alfin, mejelaskan. Kabupaten Magetan perharinya kurang lebih 40 Ton limbah sampah yang dihasilkan, angka ini terus meningkat setiap harinya. ” Ini yang masuk ke TPA ada sekitar 40 Ton dan meningkat ini hampir 65 Ton perharinya, ” ungkap Mustaqul Alfin.

Baca Juga :  Kadinsos Pacitan Pastikan Adni Sunarno Tidak Pernah Luput Perhatian.

Pun sebenarnya, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kabupaten Magetan dinilai sudah tidak mampu menampung berton- ton sampah yang dihasilkan setiap hari oleh masyarakat. ” Seharusnya TPA ini tutup di tahun 2018, memang kondisinya TPA kita sudah penuh. Tetapi bagaimanapun kita tidak punya lokasi lain tetap fasilitas satu itu yang kita gunakan, jadi kalau di omong cukup tidak cukup ya pasti tidak cukup, tetapi kita tetap harus melaksanakan pelayanan ke masyarakat, ” pungkas Mustaqul Alfin.

Berita ini 353 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Wawali Madiun Inda Raya Ayu Memimpin Apel Pamor Keris Dihalaman Mapolresta Madiun. ( Humas Polresta Madiun/Jatimnesia).

Berita Update

Wawali Madiun Pimpin Apel Pamor Keris Kota Madiun.

Berita Update

BBM Meroket, Naik Speedboat Sarangan Rp 80 ribu/Putar.

Berita Update

Proyek RPH Ngawi Senilai Rp 400 Juta Belum Difungsikan.
Anggota DPRD Pacitan, Arif Setia Budi, bersama salah satu warga binaanya untuk menanam kelapa. ( Apriyanto/Pacitan)

Berita Update

DPRD Pacitan Ajak Warga Budidaya Kelapa.

Berita Update

Bupati Pacitan Terus Blusukan dan Berkantor di Kecamatan.

Berita Update

Pemkot Madiun Sosialisasi Adminduk.

Berita Update

7 Kali WTP, Bupati Suprawoto Diganjar Penghargaan Kemenkeu RI.

Berita Update

Komisi A Gelar RDP Kasus Wanita Tunanetra Mengadu Ke Bupati.