• Jual Murah Camera DSLR Merk Nikon D3200 Rp 1.950.000,- Hubungi 081-335-326-942
  • Axel Florist Penyedia Papan Ucapan Karangan Bunga Ternama Di Madiun Raya. Hubungi 081-335-326-942
  • Marketing Iklan Baris 081-335-326-942. * Harga Rp 49.000 Per Tayang Durasi 1 Minggu

Home / Berita Update / Hukum & Kriminal

Rabu, 19 Januari 2022 - 17:30 WIB

Anak Durhaka Ponorogo, Hajar Ibu Kandung Hingga Tangan Patah.

Pelaku Katimun saat diperiksa penyidik Sat-Reskrim Polres Ponorogo. (St/Ponorogo).

Pelaku Katimun saat diperiksa penyidik Sat-Reskrim Polres Ponorogo. (St/Ponorogo).

PONOROGO ( Jatimnesia.com)- Namanya Katimun, umurnya 55 tahun, tercatat sebagai warga Dukuh Pondok Desa Sendang Kecamatan Jambon. Orang ini dibekuk anggota Polsek Jambon, karena tega menganiaya ibu kandungnya sendiri Yoinah yang telah berusia 84 tahun.Karena dianiaya anak kandungnya tersebut tangan kiri sang ibu sampai patah serta mengalami luka lebam di bagian matanya.

Menurut Polisi, kejadian ini terjadi Senin kemarin (17/01). Awalnya pelaku menagih uang hasil penjualan kayu Jati kepada sang ibu yang dijual tahun 2002 lalu totalnya Rp 9 juta. Ketika permintaan itu ditolak oleh ibunya, pelaku kalap dan menghajar secara membabi-buta wanita renta tersebut. Aksi bejat pelaku baru dihentikan setelah melihat perempuan yang mengandungnya dan mengasuhnya sejak kecil itu terkapar dengan luka parah di tangan dan wajah.

Baca Juga :  Program PEM Desa Gulun Diresmikan Bupati Magetan.

” Katimun ini datang untuk menagih kekurangan, kerena ia beranggapan bagiannya ada Rp 8 juta, sehingga kurang Rp 5 juta. Ketika Tidak diberi langsung dianiaya itu,” kata Ipda Guling Sunaka, Kanit Pidum Sat-Reskrim Polres Ponorogo, Rabu (19/01).

Baca Juga :  Dinas PPKB dan PPA Magetan Kebut Percepatan Pembentukan SSK Semua Jenjang Pendidikan.

Saat ini petugas tengah memeriksa pelaku termasuk melakukan pemeriksaan kejiwaanya. Pasalnya, tidak hanya sekali Katimun diketahui menganiaya ibunya itu hanya karena persoalan sepela. ” Kita jerat dengan pasal 351 ayat 2 subsider pasal 351 ayat 1 dengan ancaman 5 tahun penjara,” tegas Ipda Guling Sunaka.

Berita ini 24 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Selama Ramadhan, Pemkab Magetan Tutup Total Karaoke.

Berita Update

Tahun 2021, Polres Magetan Ungkap 183 Kasus.

Berita Update

LKPJ Bupati Madiun TA 2021, DPRD Berikan 13 Catatan.

Berita Update

Gandeng Ombudsman, Pemkab Magetan Gelar Rakor Peningkatan Yanbik.

Berita Update

Bupati Pacitan Nahkodai DPC Partai Demokrat 2022-2027.

Berita Update

Pelajar Magetan Libur Mulai 28 April – 7 Mei.

Berita Update

PTM Magetan, Nihil Laporan Kasus Covid-19

Berita Update

Perceraian ASN Pacitan Naik Tajam