Antisipasi PMK Masuk Madiun, Bupati Sidak Pasar Hewan.

- Jurnalis

Rabu, 18 Mei 2022 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Madiun, Ahmad Dawami saat melakukan sidak di pasar hewan Muneng, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun. ( Bayu Septian/Madiun).

Bupati Madiun, Ahmad Dawami saat melakukan sidak di pasar hewan Muneng, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun. ( Bayu Septian/Madiun).

MADIUN (Jatimnesia.com) – Bupati Madiun, Ahmad Dawami melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke pasar hewan Muneng, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Rabu (18/5).

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memeriksa sekaligus mengantisipasi penyebaran wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dari luar daerah Kabupaten Madiun.

Bupati Madiun mengatakan, daerah yang menjadi endemik wabah PMK sudah terpetakan. ” Jadi kita sudah petakan semuanya, bagaimana penularan atau wilayah-wilayah yang menjadi endemik, kemarin sore kita juga petakan wilayah sekitar Madiun yang endemik mana saja, ” kata Ahmad Dawami, Rabu (18/5).

Baca Juga :  Warga Maospati Gantung Diri Di Garasi.

Bupati Madiun membeberkan, dalam upaya pencegahan wabah PMK pihaknya bekerjasama dengan tenaga kesehatan hewan, serta menutup akses lalu lintas hewan ternak dari luar daerah yang didapati pada daerah tersebut sedang marak akan adanya penyakit tersebut.

” Artinya tidak boleh masuk kesini, sudah ada pos-pos penjagaan lalu lintas hewan ini. Jadi yang diantisipasi itu lalu lintas hewan sama lokasi para peternak-peternak itu, ” Jelas Ahmad Dawami.

Baca Juga :  Jam Sekolah Selama Ramadan Digodok Dinas Dikpora Magetan.

Salah satu penjual hewan ternak dipasar Muneng, Surojo (60) mengatakan, akibat adanya wabah PMK ini penjualan hewan sapi miliknya menjadi tidak laku. ” Sulit, belum ada yang laku. Takut ada wabah PMK itu, ” ungkapnya.

Surojo mengaku upaya mencegah penyakit ini dirinya menyemprot sebagian kandang serta ternaknya mengunakan cairan sabun. ” Menurut pengarahan itu pencegahannya dengan cara disemprot dengan sabun cuci, katanya dokter begitu, ” pungkasnya.

Berita Terkait

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.
Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.
Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.
Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.
Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?
Diduga Diputus Kekasih, Warga Magetan Bundir Gantung Diri.
Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.
Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.
Berita ini 216 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Februari 2024 - 20:52 WIB

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Februari 2024 - 14:55 WIB

Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.

Senin, 26 Februari 2024 - 12:56 WIB

Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:45 WIB

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:38 WIB

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Sabtu, 24 Februari 2024 - 21:41 WIB

Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:32 WIB

Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:27 WIB

Jelang Pilkada Magetan, Pemkab Ingatkan ASN Dilarang Campur Tangan Politik.

Berita Terbaru

Pengurukan lahan untuk penambahan gedung 7 dan 8 RSUD dr Darsono Pacitan ( Apriyanto/Pacitan).

Berita Update

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Feb 2024 - 20:52 WIB

Beras, Bahan Pokok Pangan.

Berita Update

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:45 WIB

Noorbiyanto. (Ist)

Berita Update

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:38 WIB