Banjir Ponorogo Rendam Dua Sekolah.

- Jurnalis

Senin, 14 Februari 2022 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi TK Dharma Wanita Sukorejo yang nyaris tenggelam akibat jalan didepanya tergenang banjir. ( St/Ponorogo).

Kondisi TK Dharma Wanita Sukorejo yang nyaris tenggelam akibat jalan didepanya tergenang banjir. ( St/Ponorogo).

PONOROGO– (Jatimnesia.com)- Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Ponorogo sejak Minggu (13/2) kemarin mengakibatkan bencana banjir disejumlah wilayah. Banjir menggenangi jalan, pemukiman penduduk serta area pendidikan. Akibatnya aktifitas sekolah di kota reog diliburkan.

Seperti yang terjadi di Desa/Kecamatan Sukorejo, dua sekolahan yakni SDN 1 Sukorejo serta TK Dharma Wanita Sukorejo terpaksa diliburkan akibat akses jalan menuju sekolah tergenang air setinggi 30 Centimeter (Cm) akibat luapan sungai Kepekan.

” Terpaksa kami liburkan siswa kami, demi keselamatan anak-anak, karena air banjir ini sangat deras dan dalam, anak anak gak bisa lewat kan. Jadi anak-anak kami biarkan belajar dirumah untuk hari ini,” Kata Anita Nikmatul Sholikah, Guru SDN 1 Sukorejo, Senin (14/2).

Baca Juga :  Warga Maospati Gantung Diri Di Garasi.

Menurut Anita, SDN 1 Sukorejo memiliki 66 siswa. Kegiatan Belajar Mengajar ( KBM) terpaksa dihentikan karena luapan air terus meninggi sejak Senin pagi. ” Disini ada 66 siswa dari kelas satu sampai kelas enam. Air datang sebelum subuh, saat ini masih tinggi banjirnya,” tambahnya.

Baca Juga :  Ratusan Jamaah Hadiri Sholawat Mushola Al Hikmah Pandean Maospati.

Pun, Madrasah Ibtidiyah Negeri (MIN) 6 Ponorogo yang berada di Dukuh Prayungan, Kelurahan Paju, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo. Pihak sekolah terpaksa meliburkan 232 muridnya karena 6 ruang kelasnya tergenang banjir dengan ketinggian 50-70 Cm akibat luapan dari sungai Paju.

” Karena airnya masuk ke kelas, kita liburkan. Ada 6 ruang kelas yang kemasukan air. Di kelas 50 cm di halaman 70 cm. Untuk guru masuk karena menyelamtkan berkas-berkas dari air bajir,” ungkap Guru MIN 6 Ponorogo, Irfan Fuad Suaidi.

Berita Terkait

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.
Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.
Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.
Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.
Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?
Diduga Diputus Kekasih, Warga Magetan Bundir Gantung Diri.
Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.
Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.
Berita ini 111 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Februari 2024 - 20:52 WIB

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Februari 2024 - 14:55 WIB

Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.

Senin, 26 Februari 2024 - 12:56 WIB

Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:45 WIB

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:38 WIB

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Sabtu, 24 Februari 2024 - 21:41 WIB

Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:32 WIB

Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:27 WIB

Jelang Pilkada Magetan, Pemkab Ingatkan ASN Dilarang Campur Tangan Politik.

Berita Terbaru

Pengurukan lahan untuk penambahan gedung 7 dan 8 RSUD dr Darsono Pacitan ( Apriyanto/Pacitan).

Berita Update

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Feb 2024 - 20:52 WIB

Beras, Bahan Pokok Pangan.

Berita Update

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:45 WIB

Noorbiyanto. (Ist)

Berita Update

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:38 WIB