Home / Berita Update / Hukum & Kriminal

Sabtu, 2 Oktober 2021 - 05:10 WIB

BPBD Ponorogo Sisir Hutan Jati Cari Ibu Satu Anak Yang Menghilang.

Puluhan anggota BPBD Ponorogo saat menyisir hutan jati Kedungbanteng untuk mencari keberadaan Sri Mulyati. ( Rohman/Ponorogo).

Puluhan anggota BPBD Ponorogo saat menyisir hutan jati Kedungbanteng untuk mencari keberadaan Sri Mulyati. ( Rohman/Ponorogo).

Ponorogo (Jatimnesia.com)- Warga Desa Kedungbanteng Kecamatan Sukorejo geger. Salah satu warganya yang bernama Sri Mulayati (37) warga Dukuh Kalipucang RT 02 RW 01 diketahui menghilang sejak 10 hari lalu.

Ibu satu anak tersebut meninggalkan rumah mulai 20 September tanpa berpamitan. Tersiar kabar Sri Mulyati menghilang di area hutan Jati Kedungbanteng.

Kurang lebih 50 personil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo menyisir hutan jati Kedungbanteng untuk mencari kebaradaan Sri Mulyati yang diduga tersesat di dalam hutan. ” Ada informasi bahwa ada warga yang mengetahui jika korban berada di dekat hutan Desa Kedungbanteng pada tanggal 26 September 2021. Maka fokus pencarian hari ini di hutan tersebut,” ujar Setyo Budiono, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Jumat (01/10).

Baca Juga :  Langgar Perda, Satpol PP Magetan Pulangkan Lansia Kerumahnya.

Budi mengaku, Sri Mulyati Diduga ia kabur dari rumah (minggat.red) akibat depresi memikul persoalan rumah tangga.” Kemungkinan banyak masalah hingga menyebabkan dirinya depresi. Sehingga membuat pikirannya kosong dan korban jalan kemana-mana,” ujarnya.

Untuk mencari korban petugas penyelamat dibagai menjadi 4 kelompok Search and Rescue Unit (SRU). 1 SRU terdiri dari 8 personel, dimulai dari saksi mata yang melihat korban pada tanggal 26 September lalu ” Ada yang menyusuri dengan berjalan kaki ada juga yang membawa sepeda motor. Kita sisir radius 500 meter hingga 1 kilometer dari titik awal pencarian,” aku Budi.

Baca Juga :  Kasus Varian Omicron Indonesia 8 Orang.

Hingga pukul 16.00, petugas belum berhasil menemukan keberadaan Sri Mulyati. Meski telah menyisir di sejumlah titik yang diduga disinggahi korban. ” Mungkin korban takut, sehingga ada orang malah menghindar. Itu yang membuat sampai sekarang belum ketemu. Nanti kita evaluasi lagi, langkah apa yang akan diambil untuk kedepan. Sehingga yang bersangkutan segera ketemu,” jelasnya.

Rencananya pencarian akan dilanjutkan esok hari hingga 4 hari kedepan diarea Kebun jati Kedungbanteng.

Berita ini 32 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

DPRD Pacitan Sidak Jalan Amblas Kecamatan Ngadirojo.

Berita Update

Termasuk Kabid Humas, Kapolres Jajaran Polda Jatim Bakal Diganti.

Berita Update

RSUD Magetan Berikan Fasilitas One Stop Service Pasien Paviliun Wijaya Kusuma.

Berita Update

Sarpras Olahraga Di Pacitan Jadi Sorotan DPRD.

Berita Update

Jawara Pencak Silat Kapolres Cup, Wakili Magetan Ajang Kapolda Cup 2022.

Berita Update

Dindik Ponorogo Bakal Belanja 1.125 Chormebook.

Berita Update

Legislator Senayan Sosialisasi PEN Di Pacitan.

Berita Update

BPBD Pacitan Minta Warga Waspada Dampak Hujan.