• Jual Murah Camera DSLR Merk Nikon D3200 Rp 1.950.000,- Hubungi 081-335-326-942
  • Axel Florist Penyedia Papan Ucapan Karangan Bunga Ternama Di Madiun Raya. Hubungi 081-335-326-942
  • Marketing Iklan Baris 081-335-326-942. * Harga Rp 49.000 Per Tayang Durasi 1 Minggu

Home / Berita Update / Pariwisata

Jumat, 14 Januari 2022 - 18:22 WIB

Bupati Magetan Harap Perhutani Perpanjang MoU.

Bupati Magetan, Suprawoto. (Joko Nugroho/Magetan).

Bupati Magetan, Suprawoto. (Joko Nugroho/Magetan).

MAGETAN (Jatimnesia.com)- Bupati Magetan Suprawoto berharap Perusahaan Umum Kehutanan Negara (Perhutani) dapat memperpanjang Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah kabupaten (Pemkab) Magetan terkait pengelolaan hutan.

Agar destinasi wisata berbasis alam dapat terus berkembang di Kabupaten Magetan. “ Saya berharap Perhutani dengan Pemda diperpanjang MoUnya,” kata Suprawoto, Bupati Magetan ketika menghadiri Ulangtahun Mojosemi Forest Park (MFP), Jumat (14/1).

Baca Juga :  Dampak Wabah PMK, Blantik Magetan Kesulitan Menjual Sapi

Menurut Suprawoto, putra daerah akan lebih kompenten mengelola hutan di Kabupaten Magetan. “ Kalau ada orang daerah yang mampu kenapa diberikan kepada yang lain,” tegas Bupati Magetan.

Baca Juga :  Polres Ngawi Gelar Patroli Antisipasi Premanisme dan Balap Liar.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Magetan juga mengucapkan ulang tahun kepada MFP yang telah mencapai usia lima tahun beroperasi sebagai destinasi wisata di Kabupaten Magetan.

Berita ini 34 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Jelang Ramadhan, Harga Sembako Di Pacitan Masih Stabil.

Berita Update

Berstatus Level 4, Kasus Aktif Covid-19 Kota Madiun Terus Bertambah.

Berita Update

Sumpah Jabatan CPNS Pacitan, Satu Orang Tidak Hadir.

Berita Update

Pemkot Madiun Sosialisasi Adminduk.

Berita Update

Di Madiun, Ranmor IRT Dibawa Kabur OTK

Berita Update

143 Kades Baru Di Madiun Diberi Diklat Pimpin Desa.

Berita Update

Ketua DPRD Magetan Prihatin Kondisi Kios Telaga Wahyu Rp 1,4 Miliar.

Berita Update

Potensi PAD 27 Ribu Pemilik Timbangan Tidak Tertagih.