Home / Berita Update / Kesehatan

Jumat, 4 Februari 2022 - 16:41 WIB

Bupati Magetan Resmikan Pustu Nglopang.

Penandatanganan Prasasti Peresmian Pustu Nglopang Kecamatan Parang. ( Joko Nugroho/Magetan).

Penandatanganan Prasasti Peresmian Pustu Nglopang Kecamatan Parang. ( Joko Nugroho/Magetan).

MAGETAN (Jatimnesia.com)- Bupati Magetan Suprawoto meresmikan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Nglopang, Kecamatan Parang, Jumat (4/2).

Suprawoto ingin layanan kesehatan untuk warga perbatasan terjamin melalui penyediaan Fasilitas kesehatan (Faskes). ” Jangan sampai desa yang berbatasan dengan kabupaten sebelah, itu nanti justru jauh dari jangkauan akses rumah sakit,” kata Suprawoto, Bupati Kabupaten Magetan, Jumat (4/2).

Disisi lain, rehabilitasi Pustu Nglopang merupakan janji Bupati Suprawoto yang blusukan ke desa – desa untuk melihat langsung kondisi masyarakat. ” Ini janji saya, tahun kemarin saya mengunjungi desa ini ada pak lurah sama Nakes (tenaga kesehatan.red), ini khan rusak tahun kemarin, selanjutnya saya minta untuk diperbaiki, hari ini kita resmikan pustu didesa Nglopang, ” ungkap Kang Woto sapaan Bupati Suprawoto.

Baca Juga :  Jalan Poros Kerap Banjir, DPRD Magetan Minta Dinas PUPR Segera Bertindak.

Suprawoto berharap kepada masyarakat dan Nakes yang ada didesa Nglopang untuk memanfaatkan sekaligus merawat Faskes yang telah baik tersebut.

” Kepada petugas tadi sudah saya ingatkan dirawat dengan baik, layani dengan baik, dan kepada masyarakat bisa memanfaatkan ini dengan baik, tetapi yang paling penting adalah jaga kesehatan, malahan kalau bisa jangan sampai urusan dengan rumah sakit, artinya harus sehat,” ujar Suprawoto.

Baca Juga :  Ledakan Kasus Covid-19 Kota Madiun Terus Terjadi.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan, dr. Rohmad Hidayat, memastikan jika ketersediaan obat di Pustu Nglopang telah mencukupi. ” Ketersediaan obat cukup, tidak ada permasalahan,” jelas Rohmad Hidayat.

Selain itu, layanan medis Pustu Nglopang selama 24 jam karena Nakes tinggal didesa tersebut. ” Nakes ada dua orang, satu bidan dan satu perawat, bisa memberikan layanan kepada masyarakat 24 jam, ” pungkasnya Kepala Dinkes Kabupaten Magetan.

Berita ini 23 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Proyek Pasar Parang Dipagu Rp 4 Miliar, Ini Sumber Uangnya?

Berita Update

Magetan Krisis Data RTLH

Berita Update

Nekat Lewat Jalur Sarangan Lawas, Truk Pakan Kucing Terbalik.

Berita Update

Kejari Magetan Lounching Rumah Restorative Justice

Advertorial

SBY Kunjungi Kabupaten Ponorogo.

Berita Update

Balap Liar Twinroad Maospati-Sukomoro Digagalkan Polres Magetan.

Berita Update

PTM Tunggu Ijin Bupati Magetan

Berita Update

Stok Darah PMI Magetan Aman.