• Jual Murah Camera DSLR Merk Nikon D3200 Rp 1.950.000,- Hubungi 081-335-326-942
  • Axel Florist Penyedia Papan Ucapan Karangan Bunga Ternama Di Madiun Raya. Hubungi 081-335-326-942
  • Marketing Iklan Baris 081-335-326-942. * Harga Rp 49.000 Per Tayang Durasi 1 Minggu

Home / Berita Update / Pendidikan

Jumat, 26 November 2021 - 10:16 WIB

Bupati Ngawi Harap Status Guru ASN dan PPPK.

Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, dalam peringatan HGN Ke 74 Kabupaten Ngawi. ( KmfNgw/Jatimnesa).

Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, dalam peringatan HGN Ke 74 Kabupaten Ngawi. ( KmfNgw/Jatimnesa).

NGAWI (Jatimnesia.com)- Dalam peringatan Hari Guru Nasional (HGN), Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, meminta Sumber Daya Manusia (SDM) guru di Kabupaten Ngawi terus ditingkatkan.

Menurut Bupati, kompetensi pendidik akan berdampak pada kualitas anak didik serta mutu pendidikan di Kabupaten Ngawi. ” Dalam hal ini saya menginginkan perkembangan kompetensi SDM ini bisa dilakukan dengan mengupdate data-data di aplikasi DAPODIK secara realtime dan transparan. Dan, harus dilakukan pemantauan secara berkala agar penginputan data yang masuk ke pusat, bisa berjalan dengan baik agar tidak menimbulkan kejadian yang kurang baik,” kata Ony Anwar Harsono, Kamis (25/11).

Baca Juga :  Gercep, Bagian Prokopim Magetan Buka Lowongan, Berikut Syaratnya.

Bupati Ngawi juga meminta status guru hanya tersedia Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bukan Latihan Kerja (Latker) dan Honorer. ” Kedepan tidak ada lagi guru yang sifatnya Latihan Kerja dan honorer tapi diganti dengan guru Aparatur Sipil Negara dan guru Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja dengan menyesuaikan kebutuhan dan anggaran di Kabupaten Ngawi,” jelas Ony Anwar Harsono.

Baca Juga :  Bupati-Wabup Magetan Sidak Harga Sembako.

Sementara, dalam momentum HGN Ke-74 Bupati Ngawi memberikan apresiasi kepada guru- guru di Kabupaten Ngawi yang telah banyak melakukan inovasi dan menuangkan kreatifitasnya di tengah pandemi Covid-19. ” Jadi pada momen ini kita sangat mengapresiasi para guru yang inovatif dan kraetif dalam memberikan pembelajaran, salah satunya dengan membuat video pembelajaran bagi para siswa dan sukses melakukan pembelajaran online maupun tatap muka ditengah pandemi yang masih melanda di Negara Indonesia ini,” pungkasnya.

Berita ini 15 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Kejari Magetan Lounching Rumah Restorative Justice

Berita Update

Jadi Lokasi Kampus Unesa, Ekonomi Kelurahan Maospati Meningkat.

Berita Update

Proyek Kampung Susu Lawu Dikucuri Rp 458 Juta.

Berita Update

Polres Ponorogo Ungkap Mafia Pupuk Subdisi Lintas Wilayah.

Berita Update

Kajari Magetan Turun Ke Jalan, Ajak Masyarakat Perangi Korupsi.

Berita Update

Hamil Duluan Jadi Pemicu Pernikahan Dini Di Ponorogo.

Berita Update

Perbaikan Jalan Rusak Di Ponorogo Baru 1,5 %

Berita Update

Disparbud Magetan Dikejar Deadline PAD, Kurang dua bulan Wajib Dapat Rp 5,8 Miliar.