Cegah PAD Magetan Bocor, Disperindag Terapkan e-Restribusi.

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 23 April 2024 - 17:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Disperindag Magetan Sosialisasi Penggunaan e-Restribusi QRIS (Septian Bayu/Magetan).

Disperindag Magetan Sosialisasi Penggunaan e-Restribusi QRIS (Septian Bayu/Magetan).

MAGETAN [ Jatimnesia.com] – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Magetan bakal menerapkan sistem pembayaran digital dalam menarik retribusi Kios, Los dan Pelataran bagi pedagang yang menempati pasar tradisional milik daerah.

Kepala Disperindag Magetan Sucipto melalui Kepala Bidang (Kabid) Pasar Disperindag Magetan Kiki Indriyani mengatakan, penerapan elektronik Retribusi (E-Retibusi) tersebut menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). ” Beralih ke QRIS, untuk menunjang digitalisasi retribusi pelayanan pasar, “ kata Kiki Indriyani, Selasa (23/4).

Baca Juga :  Masuk Komunitas "Laki Suka Laki", Mahasiswa dan Pelajar Ponorogo Terinveksi AIDS.

Dikatakan Kiki Indriyani, e-Retribusi QRIS tersebut akan diterapkan pada seluruh pasar daerah, dengan target dapat mempermudah pedagang dan terhindar kesalahpahaman selisih uang tarikan para pedagang. “ launching bulan Mei mendatang, “ tegas Kabid Pasar Disperindag Magetan.

Kiki tidak menampik akan ada Pro – Kontra dari pedagang terkait pembayaran dengan sistem QRIS tersebut karena peralihan Konvensional ke Digital. Namun akan dipastikan akan ada petugas pendamping yang akan membantu pedagang. “ Siap mendampingi setiap pedagang, jadi kesulitannya apa siap kita bantu, “ jelasnya.

Baca Juga :  Dana Hibah Pokir DPRD Masih Terus Mengalir Ditengah Penyidikan Kejari Magetan.

Salah seorang pedagang di Pasar Mangge Kecamatan Barat, Narto, mengaku setuju dengan terobosan Disperindag Magetan tersebut. Namun dirinya juga merasa kwatir para pedagang lain yang sudah tua karena tidak paham teknologi.

“ Jelas nanti mempermudah kita. Namun untuk pedagang lain yang mungkin udah sepuh ( tua) khan juga ada yang nggak punya Handphone, “ tuturnya.

Penulis : Septian Bayu

Berita Terkait

Rumdin Puskesmas Ponorogo Selatan Terbakar.
Petani Magetan Pilih Tunda Tanam Padi Karena Kemarau.
Kebakaran Lawu Jalur Pendakian Cemorosewu Magetan Ditutup Sementara.
Kakek Di Magetan Ditemukan Meninggal Didalam Sumur.
Debit Air Puluhan Embung Menyusut, Hektaran Tanaman Pangan Di Magetan Terancam Kering.
Polsek Plaosan Selidiki Penyebab Karhutla Hutan Lawu Magetan.
BUMDesa dan UMKM Fair Maospati 2026 Wujudkan Sinergi Ekonomi Kerakyatan Menuju Desa Mandiri
DPRD Magetan Pertanyakan Peran Camat dan Desa Terkait Kasus Dugaan Pencemaran Lingkungan di Sungai Sugihrejo, Kawedanan.

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 10:05 WIB

Rumdin Puskesmas Ponorogo Selatan Terbakar.

Rabu, 16 September 2026 - 18:17 WIB

Petani Magetan Pilih Tunda Tanam Padi Karena Kemarau.

Selasa, 15 September 2026 - 23:18 WIB

Kebakaran Lawu Jalur Pendakian Cemorosewu Magetan Ditutup Sementara.

Kamis, 10 September 2026 - 18:44 WIB

Kakek Di Magetan Ditemukan Meninggal Didalam Sumur.

Senin, 7 September 2026 - 07:09 WIB

Debit Air Puluhan Embung Menyusut, Hektaran Tanaman Pangan Di Magetan Terancam Kering.

Senin, 7 September 2026 - 07:05 WIB

Polsek Plaosan Selidiki Penyebab Karhutla Hutan Lawu Magetan.

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:58 WIB

BUMDesa dan UMKM Fair Maospati 2026 Wujudkan Sinergi Ekonomi Kerakyatan Menuju Desa Mandiri

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:28 WIB

DPRD Magetan Pertanyakan Peran Camat dan Desa Terkait Kasus Dugaan Pencemaran Lingkungan di Sungai Sugihrejo, Kawedanan.

Berita Terbaru

Kantor PPKB PP dan PA Kabupaten Magetan.

Politik & Pemerintahan

Biaya Perjalanan Dinas P2KBP3A Magetan Tembus Rp 3,2 Miliar.

Kamis, 24 Sep 2026 - 21:36 WIB

Petugas saat berupaya memadamkan kobaran api di rumah Dinas Puskesmas yang terbakar.

Peristiwa

Rumdin Puskesmas Ponorogo Selatan Terbakar.

Kamis, 24 Sep 2026 - 10:05 WIB

Tim Disperkim Magetan Melakukan Kunjungan Lapangan Di Salah Satu RTLH.

Politik & Pemerintahan

2.500 Warga Magetan Tempati Rumah Tidak Layak Huni.

Rabu, 23 Sep 2026 - 16:40 WIB