Cemburu, Suami Bantai PIL Istri Pakai Celurit.

- Jurnalis

Kamis, 16 Juni 2022 - 09:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nursali, Tersangka pembunuhan Aris Budianto dimintai Keterangan Kapolresta Madiun AKBP Suryono. ( Bayu Septian/Madiun).

Nursali, Tersangka pembunuhan Aris Budianto dimintai Keterangan Kapolresta Madiun AKBP Suryono. ( Bayu Septian/Madiun).

KOTA MADIUN (Jatimnesia.com) – Akibat dibakar api cemburu atas dugaan istrinya memiliki hubungan dengan soerang laki – laki lain, Nursali (45) warga Kabupaten Bangkalan, Madura nekat membantai Aris Budianto (58) warga jalan Sentul, Gang 2, Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun.

Korban yang merupakan mantan Karyawan Radio Republik Indonesia (RRI) Madiun tersebut dihabisi dengan Celurit ketika berangkat ke Masjid untuk melaksnakan Sholat Subuh. Peristiwa berdarah tersebut terjadi pada 2 Juni kemarin.

Baca Juga :  Libatkan Ratusan Reporter, Kominfo Magetan Live Pemilu 2024.

Polisi akhirnya berhasil membekuk tersangka Nursali di desa Junok, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan pada 8 Juni, sekaligus mengamankan sebilah celurit yang masih berlumur darah yang diduga digunakan tersangka membabat tubuh korban.

Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Madiun, AKBP Suryono mengatakan jika motif tersangka nekat menghilangkan nyawa korban karena motif asmara antara istrinya dengan Aris Budianto. ” Jadi istri tersangka ini menurut tersangka ada hubungan asmara dengan korban, sehingga dari situ timbul kecemburuan dan akhirnya berniat untuk merencanakan pembunuhan, ” kata AKBP Suryono, Rabu (15/6).

Baca Juga :  Harga Bapok Di Magetan Merangkak Naik.

Selain tersangka Nursali, Polisi masih memburu dugaan pelaku lain berinisial (AF) yang ketika kejadian bersama tersangka. ” Dan satu lagi masih DPO, ” ungkap Kapolresta Madiun.

Akibat perbuatannya, Tersangka Nursali dijerat dengan pasal 340 KUHP atau pasal 338 KUHP atau pasal 351 ayat (3) KUHP. ” Hukuman maksimal hukuman Mati atau pidana seumur hidup,” pungkas AKBP Suryono.

Berita Terkait

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.
Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.
Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.
Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.
Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?
Diduga Diputus Kekasih, Warga Magetan Bundir Gantung Diri.
Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.
Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Februari 2024 - 20:52 WIB

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Februari 2024 - 14:55 WIB

Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.

Senin, 26 Februari 2024 - 12:56 WIB

Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:45 WIB

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:38 WIB

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Sabtu, 24 Februari 2024 - 21:41 WIB

Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:32 WIB

Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:27 WIB

Jelang Pilkada Magetan, Pemkab Ingatkan ASN Dilarang Campur Tangan Politik.

Berita Terbaru

Pengurukan lahan untuk penambahan gedung 7 dan 8 RSUD dr Darsono Pacitan ( Apriyanto/Pacitan).

Berita Update

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Feb 2024 - 20:52 WIB

Beras, Bahan Pokok Pangan.

Berita Update

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:45 WIB

Noorbiyanto. (Ist)

Berita Update

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:38 WIB