Covid-19 Klaster Sekolah Di Ngawi Terus Bertambah.

- Jurnalis

Jumat, 28 Januari 2022 - 21:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dr.Yudhono, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi. ( Ferdy/Ngawi).

dr.Yudhono, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi. ( Ferdy/Ngawi).

NGAWI(Jatimnesia.com)- Klaster sekolah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Ngawi terus bertambah. Dari hasil Traking dua siswa SMPN 5 Ngawi kini ada tambahan 30 kasus aktif dari SMPN 5 Ngawi.

” Ada penambahan 30 orang terkonfirmasi positif yaitu 22 siswa, 4 orang guru dan 4 orang keluarga dari 2 siswa SMPN 5 yang terkonfirmasi sebelumnya,” kata dr. Yudhono, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi, Jumat (28/1).

Puluhan siswa dan sejumlah guru yang terpapar Covid-19 dari Klaster SMPN 5 Ngawi isolasi mandiri dirumah dengan pengawasan tim medis Puskesmas setempat. ” Mereka kini dirawat dirumah dengan pengawasan teman-teman dari Puskesmas, sama teman-teman puskesmas diberikan multi vitamin dan obat-obat bila diperlukan,” jelas dr. Yudhono.

Baca Juga :  Tahap I Rampung 100%, Dinkes Magetan Gelar Sub PIN Polio Tahap II.

Klaster sekolah di Ngawi diprediksi bakal terus merebak, pasalnya satu siswa SDN Karangasri I (satu) juga terkonfirmasi Covid-19. Siswa SD tersebut terpapar dari sang kakak yang bersekolah di SMPN 5 Ngawi dan positif Covid-19.  ” Adik dari salah satu siswa SMPN 5 Ngawi yang dirujuk ke RSUD dr. Soeroto Ngawi dan bersekolah di SDN Karangasri satu juga terkonfirmasi positif Covid-19,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Ngawi.

Baca Juga :  Prabowo - Gibran Unggul Sementara Di Magetan 64.71%.

Akibat munculnya Klaster di SMPN 5 Ngawi dan SDN Karangasri I Dinas Kesehatan Ngawi merekomendasikan untuk menghentikan PTM didua sekolah tersebut. ” Dari hasil temuan tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi dan Tim dari Puskesmas melakukan traking di SDN Karangasri satu Ngawi dan merekomendasikan untuk menghentikan sementara PTM selama 14 hari ke depan, siswa mengikuti proses belajar mengajar melalui daring,” pungkas dr. Yudhono.

Berita Terkait

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.
Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.
Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.
Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.
Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?
Diduga Diputus Kekasih, Warga Magetan Bundir Gantung Diri.
Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.
Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Februari 2024 - 20:52 WIB

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Februari 2024 - 14:55 WIB

Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.

Senin, 26 Februari 2024 - 12:56 WIB

Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:45 WIB

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:38 WIB

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Sabtu, 24 Februari 2024 - 21:41 WIB

Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:32 WIB

Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:27 WIB

Jelang Pilkada Magetan, Pemkab Ingatkan ASN Dilarang Campur Tangan Politik.

Berita Terbaru

Pengurukan lahan untuk penambahan gedung 7 dan 8 RSUD dr Darsono Pacitan ( Apriyanto/Pacitan).

Berita Update

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Feb 2024 - 20:52 WIB

Beras, Bahan Pokok Pangan.

Berita Update

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:45 WIB

Noorbiyanto. (Ist)

Berita Update

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:38 WIB