• Jual Murah Camera DSLR Merk Nikon D3200 Rp 1.950.000,- Hubungi 081-335-326-942
  • Axel Florist Penyedia Papan Ucapan Karangan Bunga Ternama Di Madiun Raya. Hubungi 081-335-326-942
  • Marketing Iklan Baris 081-335-326-942. * Harga Rp 49.000 Per Tayang Durasi 1 Minggu

Home / Berita Update / Kesehatan / Pendidikan

Jumat, 28 Januari 2022 - 21:14 WIB

Covid-19 Klaster Sekolah Di Ngawi Terus Bertambah.

dr.Yudhono, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi. ( Ferdy/Ngawi).

dr.Yudhono, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi. ( Ferdy/Ngawi).

NGAWI(Jatimnesia.com)- Klaster sekolah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Ngawi terus bertambah. Dari hasil Traking dua siswa SMPN 5 Ngawi kini ada tambahan 30 kasus aktif dari SMPN 5 Ngawi.

” Ada penambahan 30 orang terkonfirmasi positif yaitu 22 siswa, 4 orang guru dan 4 orang keluarga dari 2 siswa SMPN 5 yang terkonfirmasi sebelumnya,” kata dr. Yudhono, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi, Jumat (28/1).

Puluhan siswa dan sejumlah guru yang terpapar Covid-19 dari Klaster SMPN 5 Ngawi isolasi mandiri dirumah dengan pengawasan tim medis Puskesmas setempat. ” Mereka kini dirawat dirumah dengan pengawasan teman-teman dari Puskesmas, sama teman-teman puskesmas diberikan multi vitamin dan obat-obat bila diperlukan,” jelas dr. Yudhono.

Baca Juga :  Tingkatkan Kemampuan Anggota, Satlantas Polres Ngawi Gelar Pelatihan TPTKP dan PPGD

Klaster sekolah di Ngawi diprediksi bakal terus merebak, pasalnya satu siswa SDN Karangasri I (satu) juga terkonfirmasi Covid-19. Siswa SD tersebut terpapar dari sang kakak yang bersekolah di SMPN 5 Ngawi dan positif Covid-19.  ” Adik dari salah satu siswa SMPN 5 Ngawi yang dirujuk ke RSUD dr. Soeroto Ngawi dan bersekolah di SDN Karangasri satu juga terkonfirmasi positif Covid-19,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Ngawi.

Baca Juga :  Ulang Tahun, Bupati Magetan Kena Prank Wartawan.

Akibat munculnya Klaster di SMPN 5 Ngawi dan SDN Karangasri I Dinas Kesehatan Ngawi merekomendasikan untuk menghentikan PTM didua sekolah tersebut. ” Dari hasil temuan tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi dan Tim dari Puskesmas melakukan traking di SDN Karangasri satu Ngawi dan merekomendasikan untuk menghentikan sementara PTM selama 14 hari ke depan, siswa mengikuti proses belajar mengajar melalui daring,” pungkas dr. Yudhono.

Berita ini 41 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Rochmad Santoso Beberkan Inovasi RSUD Untuk Tingkatkan Layanan Masyarakat Magetan.

Berita Update

Hujan Deras Guyur Pacitan, Sejumlah Ruas Jalan Putus.
Kediaman SBY Semasa Kecil di Kabupaten Pacitan. ( Apriyanto/Pacitan)

Berita Update

Rumah Masa Kecil SBY Di Pacitan Jadi Jujugan Wisatawan.

Berita Update

Porprop VII Jatim, Kontingen Magetan Kantongi 12 Medali.

Berita Update

Kasus Sapi Terinveksi PMK Di Magetan Terus Bertambah, Jadi 25 Ekor.

Berita Update

Sidak TPID Magetan : Kebutuhan Masyarakat Jelang Lebaran Aman.

Berita Update

Bupati Madiun Ajak Sinergitas Tangani Bencana.

Berita Update

Potensi Tabrak SE, Kabag Kesra Magetan Larang Peserta Pawai Ta’aruf Gunakan Ranmor