Home / Berita Update / Kesehatan

Kamis, 19 Mei 2022 - 14:08 WIB

Dampak Wabah PMK, Blantik Magetan Kesulitan Menjual Sapi

Supriyadi di kandang sapi miliknya. ( Joko Nugroho/Magetan).

Supriyadi di kandang sapi miliknya. ( Joko Nugroho/Magetan).

MAGETAN (Jatimnesia.com)- Merebaknya wabah Penyakit Mata dan Kuku (PMK) membuat Penjual Sapi (Blantik) Di Kabupaten Magetan Jawa Timur mengaku kesulitan menjajakan hewan ternaknya.

Mereka kerap menerima tolakan dari pembeli karena di wilayah Magetan banyak sapi yang terpapar wabah PMK.

Supriyadi (44), Blantik sapi warga Desa Turi, Kecamatan Panekan, mengatakan jika sapi – sapi miliknya sulit dijual kepada masyarakat akibat isu wabah PMK. ” Sulit sekali sekarang, ” kata Supriyadi, Kamis (19/5).

Baca Juga :  Stop Ranmor 3 Menit, Kasatlantas Ngawi : Mari Berhenti Dan Beri Hormat Untuk Indonesia.

Supriyadi mengaku terpaksa keliling ke pasar – pasar luar daerah untuk menjajakan tujuh ekor sapi miliknya.” Pasar Kendal Ngawi khan gak tutup, Jadi ke Kendal hari pasaran Pon kemarin, ” ucapnya.

Karena ketidaktahuanya tentang wabah PMK, Supriyadi mengaku menyemprotkan obat seranngga ke hewan ternaknya agar tidak terpapar penyakit yang menyerang ternak berkaki belah tersebut. ” Setiap hari saya semprot obat serangga itu aja, ” pungkasnya.

Baca Juga :  Stok Darah PMI Magetan Aman.

Sebagai informasi, Pemkab Magetan menutup pasar hewan sejak 17 Mei lalu. Selain itu, 12 desa di 10 Kecamatan di isolasi mandiri (Isoman) menyusul 42 ternak mereka terpapar PMK.

Berita ini 56 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

10 Korban Erupsi Semeru Berhasil Di Identifikasi.

Berita Update

Berangus Rokok Ilegal, Satpol PP Ngawi Dikucuri Dana Rp 3,7 Miliar.

Berita Update

Awasi Pangan Sehat, Wabup Pacitan Himbau Sinergitas Berbagai Pihak.

Berita Update

Replika Robot Di Pospam Cemoro Sewu Tarik Perhatian Pemudik.

Berita Update

Anggaran BTT Dikucur Rp 6 M Untuk Proyek RSD, Komisi C Langsung Sidak Lokasi.

Berita Update

Paripurna DPRD Magetan, Penyampaian Rekomendasi LKPJ Bupati TA 2021.

Berita Update

Polres Ngawi Salurkan Bansos Juma’t Sedekah.

Berita Update

Di Pacitan, Pengunjung Obyek Wisata Dibatasi 75%.