Home / Berita Update / Kesehatan

Kamis, 7 Juli 2022 - 08:10 WIB

Dampak Wabah PMK, Penjualan Hewan Kurban Di Madiun Anjlok.

Peternak sedang menimbang berat badan Domba yang akan dipesan untuk dijadikan kurban. ( Bayu Septian/Madiun).

Peternak sedang menimbang berat badan Domba yang akan dipesan untuk dijadikan kurban. ( Bayu Septian/Madiun).

MADIUN (Jatimnesia.com) – Munculnya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) berdampak buruk bagi peternak hewan kurban di Kabupaten Madiun.

Penjualan kambing di salah satu tempat peternakan di desa Jatisari, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun mengalami penurunan tajam dibanding tahun sebelumnya. ” Penurunannya lumayan, karena efek PMK ini, ” Kata Beni Wijaya (28) penanggung jawab peternakan, Rabu (6/7).

Baca Juga :  Muncul Polemik Lelang Jabatan Kadindik Ponorogo.

Menurutnya, anjloknya penjualan hewan kurban karena pembeli merasa takut ternak untuk yang akan dijadikan kurban terkena wabah PMK. ” Mungkin dari pembeli merasa was-was karena wabah tersebut, ” bebernya.

Baca Juga :  Berjuang Melawan Kanker, Wanita Di Pacitan Butuh Bantuan Dermawan.

Sebagai informasi, wabah PMK umumnya menyerang ternak dengan karakter kuku belah. Hewan yang terjangkit PMK akan mengali kuku copot hingga lidah mengalami luka parah.

Berita ini 19 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Bupati Magetan Jadi Nominasi Anugerah Kebudayaan PWI.

Berita Update

Penjualan Daging Di Ngawi Tidak Berpengaruh Isu PKM.

Berita Update

Kehadiran Atik Rusmiaty Disambut Bupati dan Forkopimda Magetan.

Berita Update

Waspada Ada Lubang Maut Di Jalur Saradan

Berita Update

54 Wartawan Ikuti UKW Dewan Pers Di Magetan

Berita Update

Nenek Diponorogo Selamat Saat Dapur Dilalap Api.

Berita Update

Masuk Tahun Politik, Ketua Dewan Magetan Ingatkan Fungsi Eksekutif !

Berita Update

3 Jenasah Korban Erupsi Semeru Belum Teridentifikasi.