Deretan Nestapa Ibu Korban Perundungan Di Magetan, Derita Kanker Mata, Tak Mampu Berobat, Tidak Punya BPJS, Tak Masuk Data Penerima Bansos.

- Jurnalis

Selasa, 30 Januari 2024 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Murini, Warga Penderita Kanker Mata. ( joko nugroho/magetan).

Murini, Warga Penderita Kanker Mata. ( joko nugroho/magetan).

MAGETAN [ Jatimnesia.com] – Latar belakang Bunga (13), korban dugaan perundungan di salah satu SMP di Kecamatan Sidorejo Kabupaten Magetan ternyata sangat memprihatinkan.

Ibu korban, Mri (42) warga Kecamatan Panekan sudah lama mengidap kanker mata. Dan karena keterbatasan biaya, ibu tiga anak itu tidak mampu berobat sama sekali.

Ironisnya, wanita yang setiap hari berjualan nasi jagung tersebut tidak terdaftar pada Badan Penyelanggara Jaminan Sosial (BPJS) maupun bantuan sosial (Bansos) lainya pada program pemerintah.

” Tidak terdaftar BPJS. Tidak tau sakit apa, katanya kanker gitu lo, ” kata Mri, saat ditemui jatimnesia kediamannya, Selasa (30/1).

Baca Juga :  Tradisi Larung Tumpeng Gono Bau Di Telaga Sarangan Magetan.

Karena ketiadaan biaya tersebut, Mri hanya mengandalkan pengobatan tradisional. ” Berobat tradisional saja,” jelasnya.

Salah satu Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Panekan SMR, mengakui jika warganya tersebut memang tidak terdaftar sebagai penerima bantuan sosial, meskipun kondisinya sangat memprihatinkan. ” Ya seharusnya dapat. Tapi dalam data tidak ada, ” ungkap, Selasa (30/1).

Kades tersebut tidak menampik banyak program bantuan sosial yang tidak tepat sasaran di lapangan, sehingga warga yang dinilai kaya malah mendapat program bantuan. ” Jadi yang kaya dan mampu itu malah dapat bantuan, yang tidak mampu malah tidak dapat,” pungkasnya.

Baca Juga :  Mobil Rombongan Wisata Dari Tuban Terbalik Di Jalan Tembus Magetan- Karanganyar.

Diberitakan sebelumnya, siswi kelas VII salah satu SMP Negeri di Kecamatan Sidorejo diduga menjadi korban perundungan. Akibat aksi tidak terpuji tersebut korban memilih tidak masuk sekolah selama 6 bulan.

Menurut sumber jatimnesia, alasan pelajar perempuan tersebut dirundung karena tidak memiliki Telephone seluler (Ponsel).

Penulis : Joko Nugroho

Editor : Noorbiyanto

Berita Terkait

Pemkab Magetan Siapkan THR ASN Rp 29,3 Miliar, THR Untuk Non ASN Belum Jelas !
SKB 3 Menteri Tetapkan Libur Awal Ramadan 2024.
Pengumuman Perolehan Suara Caleg Magetan.
Tidak Terima Hasil Pemilu 2024, KPU Magetan Persilahkan Ajukan Gugatan Ke MK.
Ops Keselamatan Semeru 2024, Polres Magetan Sasar Ranmor Abai Aturan.
Mobil Rombongan Wisata Dari Tuban Terbalik Di Jalan Tembus Magetan- Karanganyar.
Bulan Ramadan, Jam Kerja ASN Magetan Dipangkas.
Keisha Almera, Spa Baby dan Momy Terbaik di Magetan.
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Maret 2024 - 15:43 WIB

Pemkab Magetan Siapkan THR ASN Rp 29,3 Miliar, THR Untuk Non ASN Belum Jelas !

Minggu, 3 Maret 2024 - 22:54 WIB

SKB 3 Menteri Tetapkan Libur Awal Ramadan 2024.

Minggu, 3 Maret 2024 - 17:55 WIB

Pengumuman Perolehan Suara Caleg Magetan.

Minggu, 3 Maret 2024 - 17:34 WIB

Tidak Terima Hasil Pemilu 2024, KPU Magetan Persilahkan Ajukan Gugatan Ke MK.

Minggu, 3 Maret 2024 - 17:29 WIB

Ops Keselamatan Semeru 2024, Polres Magetan Sasar Ranmor Abai Aturan.

Jumat, 1 Maret 2024 - 20:48 WIB

Bulan Ramadan, Jam Kerja ASN Magetan Dipangkas.

Jumat, 1 Maret 2024 - 20:34 WIB

Keisha Almera, Spa Baby dan Momy Terbaik di Magetan.

Jumat, 1 Maret 2024 - 16:44 WIB

Pengumuman Kedua Lelang Eksekusi Hak Tanggungan PT. BPRS Magetan [ Perseroda]

Berita Terbaru

Pantau Hilal ( Jatimnesia)

Berita Update

SKB 3 Menteri Tetapkan Libur Awal Ramadan 2024.

Minggu, 3 Mar 2024 - 22:54 WIB

Kantor KPU Kabupaten Magetan. ( Septian/Magetan).

Berita Update

Pengumuman Perolehan Suara Caleg Magetan.

Minggu, 3 Mar 2024 - 17:55 WIB