Dewan Magetan Menilai Taman Garuda Program Gagal.

- Jurnalis

Kamis, 10 Februari 2022 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi D DPRD Magetan Sidak Taman Garuda. ( 	Joko Nugroho/Magetan).

Komisi D DPRD Magetan Sidak Taman Garuda. ( Joko Nugroho/Magetan).

MAGETAN (Jatimnesia.com)- Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan Inspeksi mendadak (Sidak) ke Taman Garuda di Kecamatan Parang, Kamis (10/2).

Menurut Dewan, proyek taman Garuda merupakan program gagal meskipun berada diarea yang strategis. Penilaian Komisi D, kondisi taman itu terkesan tidak terawat ditumbuhi rumput liar di berbagai sudut, bahkan air mancur yang berada di tengah taman tidak berfungsi sehingga hampir seperti tanaman mati. “ Untuk taman garuda ini seakan-akan seperti ini program yang gagal, “ kata Mohyar, Anggota Komisi D DPRD Magetan (10/2).

Baca Juga :  Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Bagi Mohyar, kegagalan proyek taman garuda dilihat ketidakjelasan konsep. Pihaknya berharap harus ada konsep yang ditonjolkan oleh taman garuda. ” Ini ada dua konsep yang harus di tonjolkan, yang pertama wisata dan yang kedua adalah pemberdayaan,” jelasnya.

Baca Juga :  56.382 KK Di Magetan Terima Bantuan Pangan Pemerintah.

Kepala Kelurahan Parang, Agustin Ambarwati, kurangnya fasilitas membuat kondisi taman garuda diwilayahnya tersebut semakin membuat taman yang digarap Pemkab Magetan terus memburuk. ” Fasilitas-fasilitas memang perlu banyak yang harus di tambah, MCK belum ada, tempat sampah belum ada, dan lapak lapak itu juga belum di siapkan dengan baik. Kami mohon itu semua di penuhi,” pinta Lurah Parang.

Berita Terkait

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.
Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.
Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.
Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.
Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?
Diduga Diputus Kekasih, Warga Magetan Bundir Gantung Diri.
Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.
Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.
Berita ini 126 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Februari 2024 - 20:52 WIB

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Februari 2024 - 14:55 WIB

Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.

Senin, 26 Februari 2024 - 12:56 WIB

Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:45 WIB

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:38 WIB

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Sabtu, 24 Februari 2024 - 21:41 WIB

Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:32 WIB

Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:27 WIB

Jelang Pilkada Magetan, Pemkab Ingatkan ASN Dilarang Campur Tangan Politik.

Berita Terbaru

Pengurukan lahan untuk penambahan gedung 7 dan 8 RSUD dr Darsono Pacitan ( Apriyanto/Pacitan).

Berita Update

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Feb 2024 - 20:52 WIB

Beras, Bahan Pokok Pangan.

Berita Update

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:45 WIB

Noorbiyanto. (Ist)

Berita Update

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:38 WIB