Home / Advertorial / Berita Update / Pendidikan

Rabu, 9 Februari 2022 - 04:46 WIB

Dialog Kebudayaan PWI Pusat, Bupati Magetan Beber Sejarah Magetan.

Bupati Magetan Suprawoto Menceritakan Magetan Dihadapan Peserta Dialog Kebudayaan Di RRI Kendari, Sultra. ( Prokopim Magetan Untuk Jatimnesia).

Bupati Magetan Suprawoto Menceritakan Magetan Dihadapan Peserta Dialog Kebudayaan Di RRI Kendari, Sultra. ( Prokopim Magetan Untuk Jatimnesia).

MAGETAN– (Jatimnesia.com)- Bupati Magetan Suprawoto dilaporkan hadir dalam dialog kebudayaan yang diselenggarakan Persatuan Wartawan  Indonesia (PWI) Pusat di Radio Republik Indonesia (RRI) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (8/2).

Dihadapan Bupati dan Walikota penerima Anugerah Kebudayaan (AK) PWI Pusat Bupati Suprawoto membeberkan asal muasal Kabupaten Magetan sejak era Kolonial belanda hingga sekarang.

Sebagai informasi, Bupati Magetan Suprawoto merupakan satu dari sembilan Bupati dan Walikota  di Indonesia penerima AK PWI Pusat Tahun 2022. Agendanya AK PWI akan disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada puncak Hari Pers Nasional (HPN), Rabu (9/2).

Baca Juga :  Batik Ngawi Tembus Hongkong Hingga Malaysia.

Dalam dialog Kebudayaan yang dipandu Ketua Penyelenggara AK PWI Pusat, Yusuf Susilo Hartono, Bupati Suprawoto menekankan pentingnya literasi khususnya diera Milenial.

Bapak Bupati Suprawoto menekankan pentingnya literasi untuk sumber informasi bagi anak cucu kita kelak.“ Menurut Bapak Bupati Suprawoto, jika kita semua tidak suka menulis anak cucu kita kelak tidak akan mengetahui apa yang terjadi hari ini dan kemarin ketika masa kita telah tiada,” kata Cahaya Wijaya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Magetan mengutip kata – kata  Suprawoto dalam sambutanya,  Rabu (9/2).

Baca Juga :  DPRD Pacitan Apresiasi Penangananan Kebencanaan Bupati Indrata Nur Bayuaji.

Dihadapan hadirin dialog Kebudayaan PWI Pusat, Bupati Suprawoto mengaku telah  13 tahun menulis dalam dua bahasa, yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Jawa. Bahkan hobi itu kini menjalar dalam tulisan yang  dikirim ke sejumlah media massa mainstream diwilayah Jawa Timur sejak 3 tahun terakhir. Atas kebiasaan itu Bupati Magetan mengaku mendapat rekor Muri sebagai penulis dua bahasa.

Dialog Kebudayaan PWI Pusat di RRI Kendari, Sultra, dihadiri Ketua PWI Pusat Atal S, Depari serta Ketua Dewan Pers M. Nuh serta sejumlah tokoh penting Pers Indonesia.

Berita ini 89 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Layanan Terbaik, Bayi Lahir Di RSUD Magetan Langsung Dapat KIA, Akta, KK Dan BPJS.

Berita Update

Jawara Pencak Silat Kapolres Cup, Wakili Magetan Ajang Kapolda Cup 2022.

Berita Update

Monumen Alutsista Madiun Diresmikan KASAL Yudo Margono.

Berita Update

Bupati Magetan Suprawoto Ajak Lestarikan Batik.

Berita Update

Kuatir Reog Diklaim Negara Lain, Ratusan Seniman Di Ponorogo Gelar Aksi.

Berita Update

Calon Tunggal Direktur RSUD Magetan Dilantik Bupati Suprawoto.

Berita Update

Jenasah PMI Korban Kapal Tenggelam Di Malaysia Tiba Di Tanah Air.

Berita Update

Target Bupati Madiun, Setiap Desa Jadi Kampung Pancasila.