• Jual Murah Camera DSLR Merk Nikon D3200 Rp 1.950.000,- Hubungi 081-335-326-942
  • Axel Florist Penyedia Papan Ucapan Karangan Bunga Ternama Di Madiun Raya. Hubungi 081-335-326-942
  • Marketing Iklan Baris 081-335-326-942. * Harga Rp 49.000 Per Tayang Durasi 1 Minggu

Home / Advertorial / Berita Update / Pendidikan

Rabu, 9 Februari 2022 - 04:46 WIB

Dialog Kebudayaan PWI Pusat, Bupati Magetan Beber Sejarah Magetan.

Bupati Magetan Suprawoto Menceritakan Magetan Dihadapan Peserta Dialog Kebudayaan Di RRI Kendari, Sultra. ( Prokopim Magetan Untuk Jatimnesia).

Bupati Magetan Suprawoto Menceritakan Magetan Dihadapan Peserta Dialog Kebudayaan Di RRI Kendari, Sultra. ( Prokopim Magetan Untuk Jatimnesia).

MAGETAN– (Jatimnesia.com)- Bupati Magetan Suprawoto dilaporkan hadir dalam dialog kebudayaan yang diselenggarakan Persatuan Wartawan  Indonesia (PWI) Pusat di Radio Republik Indonesia (RRI) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (8/2).

Dihadapan Bupati dan Walikota penerima Anugerah Kebudayaan (AK) PWI Pusat Bupati Suprawoto membeberkan asal muasal Kabupaten Magetan sejak era Kolonial belanda hingga sekarang.

Sebagai informasi, Bupati Magetan Suprawoto merupakan satu dari sembilan Bupati dan Walikota  di Indonesia penerima AK PWI Pusat Tahun 2022. Agendanya AK PWI akan disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada puncak Hari Pers Nasional (HPN), Rabu (9/2).

Baca Juga :  Polres Madiun Bekuk Sopir Truk Pelaku Tabrak Lari TKP Tol Solo- Kertosono.

Dalam dialog Kebudayaan yang dipandu Ketua Penyelenggara AK PWI Pusat, Yusuf Susilo Hartono, Bupati Suprawoto menekankan pentingnya literasi khususnya diera Milenial.

Bapak Bupati Suprawoto menekankan pentingnya literasi untuk sumber informasi bagi anak cucu kita kelak.“ Menurut Bapak Bupati Suprawoto, jika kita semua tidak suka menulis anak cucu kita kelak tidak akan mengetahui apa yang terjadi hari ini dan kemarin ketika masa kita telah tiada,” kata Cahaya Wijaya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Magetan mengutip kata – kata  Suprawoto dalam sambutanya,  Rabu (9/2).

Baca Juga :  Tanah Ambles, Dua Rumah Warga Ponorogo Terancam Ambruk.

Dihadapan hadirin dialog Kebudayaan PWI Pusat, Bupati Suprawoto mengaku telah  13 tahun menulis dalam dua bahasa, yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Jawa. Bahkan hobi itu kini menjalar dalam tulisan yang  dikirim ke sejumlah media massa mainstream diwilayah Jawa Timur sejak 3 tahun terakhir. Atas kebiasaan itu Bupati Magetan mengaku mendapat rekor Muri sebagai penulis dua bahasa.

Dialog Kebudayaan PWI Pusat di RRI Kendari, Sultra, dihadiri Ketua PWI Pusat Atal S, Depari serta Ketua Dewan Pers M. Nuh serta sejumlah tokoh penting Pers Indonesia.

Berita ini 95 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Keluhan Petani Madiun, Harga Pupuk Selangit Harga Padi Anjlok.

Berita Update

Banyak Ijin Karaoke Di Magetan Kedaluwarsa, DPRD Evaluasi Kinerja OPD Terkait.

Berita Update

Ponorogo Level 3, Bupati Minta Jangan Terlalu Euforia Rayakan Tahun Baru.

Berita Update

Magetan Sukses Menggelar Bupati Cup Koi Show Tahun 2022

Berita Update

Aset Miliaran Eks – PNPM Di Magetan Mulai Diulik.

Berita Update

Kapolres Magetan : Warga Lahir 1 Juli Kami Berikan SIM Gratis.

Berita Update

Mobdin Dilarang Untuk Mudik dan Plesiran ASN.

Berita Update

Mahasiswa KSM UNISMA Sosialisasi Layanan Gugatan Mandiri Kepada Para Pencari Keadilan Di PA Magetan.