Home / Berita Update / Hukum & Kriminal

Kamis, 28 Juli 2022 - 20:55 WIB

Diduga Korupsi Keuangan Desa, Mantan Kades Suratmajan Dijebloskan Penjara.

Tersangka Dibawa Ke Rutan Kelas IIB Magetan. ( Ist/Jatimnesia/Magetan).

Tersangka Dibawa Ke Rutan Kelas IIB Magetan. ( Ist/Jatimnesia/Magetan).

MAGETAN (Jatimnesia.com)- Mantan Kepala desa ( Kades) Suratmajan, Kecamatan Maospati, WBW ( 46) dijebloskan ke Rumah Tahanan ( Rutan) Kelas IIB Magetan oleh Kejaksaan Negeri ( Kejari) Magetan, Kamis ( 28/7).

Tersangka WBW diduga telah menyelewengkan Pengelolaan Keuangan Desa Suratmajan Tahun 2020 hingga merugikan negara sebesar Rp. 426.181.550,-.

” Berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Magetan Nomor Print- 02/M.5.32/Fd.1/01/2022 tanggal 31 Januari 2022 dengan hasil penyidikan terdapat penyimapangan dalam Pengolahan Keuangan Desa tahun 2020 yang dilakukan oleh mantan Kepala Desa Suratmajan tersebut,” kata Atik Rusmiarty Ambarsari, Kepala Kejari ( Kajari) Magetan melalui Antonius, Kepala seksi ( Kasi) Intelijen, Kamis ( 28/7).

Baca Juga :  Bupati Magetan Rotasi 6 Kepala OPD.

Kasi Intelijen Kejari Magetan memastikan, kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang bergulir di Kejari Magetan akan rampung ditangan penyidik. ” Bahwa dengan penetapan dan penahanan tersangka Penyimpangan Pengolahan Dana Desa Suratmajan dapat memberikan kepastian pada masyarakat bahwa Kejaksaan benar-benar akan mengusut semua tindak pidana korupsi atau penyimpangan dana yang terjadi di pemerintahan pusat hingga desa,” pungkas Antonius.

Berita ini 209 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Pemkab Magetan Siapkan Rp 33 Miliar Untuk THR ASN

Berita Update

Polda Jatim Musnahkan Ribuan Butir Ekstasi.

Berita Update

Paska Diserahkan Bupati, DPRD Magetan Marathon Bahas P-APBD 2022.

Berita Update

KONI Magetan Siapkan Diri Jelang Porprov VII Jawa Timur.

Berita Update

Swadaya Anggota, Polres Magetan Bagikan Paket Sembako Untuk Sopir Angkot.

Berita Update

Ratusan Guru PPPK Terima SK Bupati Magetan.

Berita Update

Peringatan Hardiknas Kota Madiun, Wali Kota : Dunia Pendidikan Jangan Tidur!

Berita Update

Info Terkini, Kematian Karena Covid-19 Di Kota Madiun Tembus 535 Orang.