• Jual Murah Camera DSLR Merk Nikon D3200 Rp 1.950.000,- Hubungi 081-335-326-942
  • Axel Florist Penyedia Papan Ucapan Karangan Bunga Ternama Di Madiun Raya. Hubungi 081-335-326-942
  • Marketing Iklan Baris 081-335-326-942. * Harga Rp 49.000 Per Tayang Durasi 1 Minggu

Home / Berita Update / Hukum & Kriminal

Jumat, 11 Maret 2022 - 08:03 WIB

Diduga Tonjok IRT, Karyawan Karaoke Di Ponorogo Dipolisikan.

Ilustrasi. ( By Jatimnesia)

Ilustrasi. ( By Jatimnesia)

PONOROGO (Jatimnesia.com) – Kasus asmara segitiga hingga berujung penganiayaan terjadi di Kabupaten Ponorogo.

Ibu rumah tangga (IRT) berinisial E (25), warga Perumahan OKAZ, Jalan Peluntur, Kelurahan Jengglong, Kecamatan Ponorogo diduga menjadi korban penganiayaan wanita berinisial S (25) warga Kabupaten Sragen, Jawa Tengah yang merupakan karyawan disalah satu Karaoke di Kabupaten Ponorogo.

Menurut Kepala unit (Kanit) Pidana umum (Pidum) Satuan Reserse kriminal (Satreskrim) Polres Ponorogo, Ipda Guling Sunaka mengatakan, kasus ini berawal dari terungkapnya pembicaraan mesra melalui pesan singkat antara D (25) warga Madiun, yang merupakan rekan tersangka dengan laki – laki berinisial T (29) suami korban.

Baca Juga :  RSUD Magetan Belanja Genok Rp 4,6 Miliar.

Emosi dengan chat antara suaminya dengan wanita lain, korban E (25) menghubungi D (25) untuk datang kerumahnya. Tidak sendirian D (25) datang dengan mengajak rekan berinisial S (25).

Setelah bertemu ketiganya akhirnya terlibat cek-cok hingga berujung pemukulan terhadap E (25) yang diduga dilakukan oleh S (25) yang mengakibatkan luka serius dibagian bibir. ” Pelaku bersama temannya datang ke rumah korban. Terjadi cekcok yang akhirnya pelaku S memukul E hingga bibir korban robek. TKP dirumah korban jalan Peluntur perumahan OKAZ,” kata Ipda Guling Sunaka, Kamis (10/3).

Baca Juga :  Kejari Magetan Usut Dugaan Korupsi Desa Suratmajan.

Karena tidak terima dipukul oleh S (25) akhirnya korban melaporkan kasus dugaan penganiayaan tersebut ke Mapolres Ponorogo.” Kita tangkap pelaku atas dugaan pidana penganiayaan dimana pelaku warga Kabupaten Sragen Di kos-kosanya,” ungkapnya.

Akibat ulahnya pelaku terancam hukuman 2 tahun penjara karena bakal dijerat dengan pasal 351 ayat 1 subsider pasal 352 KUHP tentang penganiayaan.

Berita ini 24 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Di Pacitan, Kades Sambat Dewan Karena ADD Dipangkas Miliaran

Berita Update

Hari Libur, Patung Merlion Jadi Jujugan Warga Madiun.

Berita Update

Sisihkan Gaji, Wartawan Ponorogo Santuni Anak Korban Covid-19.

Berita Update

Kadinsos Magetan : 50 Ribu Warga Terima BLT BBM.

Berita Update

Ternyata Ada Program BSI, Masyarakat Minta Pemkab Magetan Transparan.

Berita Update

Disenggol Bupati, ASN Pacitan Ramai – Ramai Pasang Status ” The Beautiful Land Pacitan”

Berita Update

Geger Temuan Mayat Di Aliran Sungai Tawun Ngawi.

Berita Update

Ratusan Warga Magetan Terpapar TBC dan HIV