Home / Berita Update / Pemerintahan

Senin, 23 Mei 2022 - 17:52 WIB

Dikukuhkan Jadi Ketua TPPS, Wabup Madiun Ditarget Turunkan Stunting Dibawah 14%.

Wabup Madiun, Hari Wuryanto saat dikukuhkan untuk menjadi ketua pelaksana TPPS oleh Bupati Madiun. ( Bayu Septian/Madiun).

Wabup Madiun, Hari Wuryanto saat dikukuhkan untuk menjadi ketua pelaksana TPPS oleh Bupati Madiun. ( Bayu Septian/Madiun).

MADIUN (Jatimnesia.com) – Bupati Madiun, Ahmad Dawami mengukuhkan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) tingkat Kabupaten dan Kecamatan di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun, Senin (23/5).

Bupati Madiun menunjuk Wakil Bupati (Wabup) Madiun Hari Wuryanto sebagai Ketua Pelaksana Program TPPS. Sedangkan wakil dan para anggota terdiri Sekertaris Daerah (Sekda), Ketua Tim Penggerak PKK, Pimpinan OPD, Direktur BUMD serta Ikatan Dokter Indonesia (IDI) juga stakehloder lainya.

” Komandannya sudah pak Wabup saya percaya betul bahwa ini nanti akan bisa terealisasi, yang penting koordinasi semuanya yang sudah masuk tim TPPS ini ada kejelasan dan punya tanggung jawab, ” kata Ahmad Dawami, Bupati Madiun, Senin (23/5).

Baca Juga :  Pemkab Pacitan Lelang 8 Jabatan Kepala OPD.

Bupati Madiun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bersedia dikukuhkan untuk menjadi anggota TPPS. ” Saya tidak bisa membayangkan kalau tim ini belum terbentuk, betapa beratnya kita dalam menurunkan angka stunting, padahal targetnya sudah ditentukan di tahun 2024 harus diangka 14 persen, ” Ujar Ahmad Dawami.

Ketua Pelaksana TPPS Kabupaten Madiun, Hari Wuryanto menjelaskan saat ini di Kabupaten Madiun angka stunting menyentuh 15,7 % dan melalui acara ini pihaknya optimis angka stunting di Kabupaten Madiun untuk kedepannya akan berkurang. ” Saat ini kita sudah diangka 15,7 persen, nanti ditahun 2024 harus 14 persen, bahkan bisa turun, ” Ungkapnya.

Baca Juga :  Bulan Ramadan, Pendonor Darah Di Kota Madiun Menurun.

Melalui acara ini, mas Hari wur, sapaan akrab Wabup Madiun berharap dengan terbentuknya TPPS di Kecamatan bisa membantu penurunan stunting di masyarakat. ” Harapan kami dengan terbentuknya tim sampai Kecamatan bahkan nanti bisa dilanjutkan dari teman-teman Kecamatan yang di Desa itu bisa membantu penanggulangan stunting, ” Pungkasnya.

Berita ini 21 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Komisi C Konsultasi Publik Raperda TBC/HIV.

Berita Update

Perbaikan Jembatan Ngantru, Jalur Ngawi – Bojonegoro Dialihkan Jalan Alternatif.

Berita Update

Babinsa Dan Bhabinkamtibmas Pacitan Gencar Sosialisasi Prokes.

Berita Update

Geger Temuan Mayat Di Aliran Sungai Tawun Ngawi.

Berita Update

Harga Selangit Sarpras Di Proyek KRM Dinas TPHPKP Magetan

Berita Update

511 Warga Kota Madiun Meninggal Karena Covid-19.

Berita Update

Besaran PBB PLTU Sudimoro Disoal DPRD Pacitan.

Berita Update

Polisi Ngawi Razia Ranmor Knalpot Brong.