Home / Berita Update / Pemerintahan

Senin, 30 Mei 2022 - 14:47 WIB

Dinilai Membahayakan, Bongkar Muat Rosok JLS Dikeluhkan Masyarakat.

Aktifitas Bongkar Muat Barang bekas atau rosok di JLS Pacitan. ( Apriyanto/Pacitan).

Aktifitas Bongkar Muat Barang bekas atau rosok di JLS Pacitan. ( Apriyanto/Pacitan).

PACITAN (Jatimnesia.com)- Usaha rosok atau barang bekas di Jalur Lintas Selatan (JLS) tepatnya di desa Kayen, Kecamatan/Kabupaten Pacitan dikeluhkan masyarakat.

Alasanya, lokasi bongkar muat terlalu dekat dengan badan jalan dan berpotensi membayakan pengguna jalan yang melintas. ” Saat melintas di jalan tersebut serba was-was. Apalagi saat ada bongkar muat barang, lantaran lokasinya sangat mepet dengan jalan raya,” kata Sofyan (37), warga Pacitan, Senin (30/5).

Sofyan berharap pemilik usaha rosok menghormati pengguna jalan lain agar tidak celaka. ” Harus memikirkan juga efeknya,” ungkap laki – laki yang beprofesi sebagai sopir Travel tersebut.

Baca Juga :  Operasi Yustisi Polres Ngawi Sasar Tempat- Tempat Kerumunan.

Sejumlah sopir Angkutan desa (Angkodes) yang memiliki trayek JLS juga mengeluh dengan aktifitas bongkar muat usaha rosok tersebut. ” Seharusnya berfikir jernih, usaha ya usaha tapi jangan tepian jalan raya dijadikan sarang barang bekas yang membahayakan pengguna jalan,”ungkap sopir Angkodes yang meminta namanya tidak disebutkan tersebut.

Baca Juga :  Uang Denda Proyek Di Magetan Capai Rp 539 Juta.

Sementara Agus Winarno, Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas dan Angkutan, Dinas Perhubungan Kabupaten Pacitan menegaskan supaya lokasi bisnis barang bekas tersebut untuk segera pindah tempat.” Untuk pengepul barang bekas di Jalan Lintas Selatan Tepatnya di desa Kayen itu memang sangat menggangu arus lalu lintas dan tentunya bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas, alangkah lebih baiknya bila usahanya itu di pindah lokasi lain,” tegasnya.

Berita ini 567 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Gagahi Gadis Bawah Umur, Warga Panekan Dijebloskan Penjara.

Berita Update

DVI Polda Jatim Identifikasi Jenasah Wanita Korban Erupsi Gunung Semeru.

Berita Update

Potensi Tabrak SE, Kabag Kesra Magetan Larang Peserta Pawai Ta’aruf Gunakan Ranmor

Berita Update

Ratusan Guru PAUD Di Pacitan Belum Terima Insentif.

Berita Update

Ramai dibicarakan Adanya Polisi Tidur di Magetan, Ini Dasar Hukumnya!

Berita Update

KONI Pacitan Prihatin Banyak Sarpras Olahraga Mangkrak.

Berita Update

Peran Penting Media Dalam Membangun Magetan.

Berita Update

Termasuk Kabid Humas, Kapolres Jajaran Polda Jatim Bakal Diganti.