• Jual Murah Camera DSLR Merk Nikon D3200 Rp 1.950.000,- Hubungi 081-335-326-942
  • Axel Florist Penyedia Papan Ucapan Karangan Bunga Ternama Di Madiun Raya. Hubungi 081-335-326-942
  • Marketing Iklan Baris 081-335-326-942. * Harga Rp 49.000 Per Tayang Durasi 1 Minggu

Home / Berita Update / Pemerintahan

Senin, 30 Mei 2022 - 14:47 WIB

Dinilai Membahayakan, Bongkar Muat Rosok JLS Dikeluhkan Masyarakat.

Aktifitas Bongkar Muat Barang bekas atau rosok di JLS Pacitan. ( Apriyanto/Pacitan).

Aktifitas Bongkar Muat Barang bekas atau rosok di JLS Pacitan. ( Apriyanto/Pacitan).

PACITAN (Jatimnesia.com)- Usaha rosok atau barang bekas di Jalur Lintas Selatan (JLS) tepatnya di desa Kayen, Kecamatan/Kabupaten Pacitan dikeluhkan masyarakat.

Alasanya, lokasi bongkar muat terlalu dekat dengan badan jalan dan berpotensi membayakan pengguna jalan yang melintas. ” Saat melintas di jalan tersebut serba was-was. Apalagi saat ada bongkar muat barang, lantaran lokasinya sangat mepet dengan jalan raya,” kata Sofyan (37), warga Pacitan, Senin (30/5).

Sofyan berharap pemilik usaha rosok menghormati pengguna jalan lain agar tidak celaka. ” Harus memikirkan juga efeknya,” ungkap laki – laki yang beprofesi sebagai sopir Travel tersebut.

Baca Juga :  Kapolres Madiun Berikan Reward Kepada Anggota Berprestasi.

Sejumlah sopir Angkutan desa (Angkodes) yang memiliki trayek JLS juga mengeluh dengan aktifitas bongkar muat usaha rosok tersebut. ” Seharusnya berfikir jernih, usaha ya usaha tapi jangan tepian jalan raya dijadikan sarang barang bekas yang membahayakan pengguna jalan,”ungkap sopir Angkodes yang meminta namanya tidak disebutkan tersebut.

Baca Juga :  Ratusan Dosis Vaksin Astrazeneca Terancam Kadaluarsa.

Sementara Agus Winarno, Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas dan Angkutan, Dinas Perhubungan Kabupaten Pacitan menegaskan supaya lokasi bisnis barang bekas tersebut untuk segera pindah tempat.” Untuk pengepul barang bekas di Jalan Lintas Selatan Tepatnya di desa Kayen itu memang sangat menggangu arus lalu lintas dan tentunya bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas, alangkah lebih baiknya bila usahanya itu di pindah lokasi lain,” tegasnya.

Berita ini 586 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Longsor, Rumah Warga Magetan Nyaris Ambrol.

Berita Update

Atasi Stunting, Pemkab Madiun Awasi Ketat Pernikahan Dini.

Berita Update

Tekan Angka Stunting, Dinas PPKB Dan PPA Magetan Terjunkan 516 TPK.

Berita Update

Kapolres Ngawi Kawal Vaksinasi Merdeka Anak.

Berita Update

Kode Etik Jurnalistik

Berita Update

Ledakan Kasus Covid-19 Kota Madiun Terus Terjadi.

Berita Update

Gerbong Rotasi Kapolsek Jajaran Polres Magetan Bergerak.

Berita Update

Inpres 1/2022, Wajibkan Penerima KUR Dan Pemohon SIM Jadi Peserta Aktif JKN.