• Jual Murah Camera DSLR Merk Nikon D3200 Rp 1.950.000,- Hubungi 081-335-326-942
  • Axel Florist Penyedia Papan Ucapan Karangan Bunga Ternama Di Madiun Raya. Hubungi 081-335-326-942
  • Marketing Iklan Baris 081-335-326-942. * Harga Rp 49.000 Per Tayang Durasi 1 Minggu

Home / Berita Update / Pemerintahan

Jumat, 4 Maret 2022 - 20:41 WIB

Disdagnaker Pacitan Gelar OP Migor, Siapkan 6.00O Liter.

Warga antri membeli Minyak goreng di Kantor Disdagnaker Pacitan. ( Apriyanto/Pacitan).

Warga antri membeli Minyak goreng di Kantor Disdagnaker Pacitan. ( Apriyanto/Pacitan).

PACITAN– (Jatimnesia.com)- Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja (Disdagnaker) Kabupaten Pacitan mengadakan Operasi Pasar (OP) khusus Minyak goreng (Migor), Jumat (4/3).

Tujuan OP untuk mencukupi kebutuhan Migor bagi para pelaku Usaha Mikro Kelas Menengah (UMKM) serta rumah tangga warga Kabupaten Pacitan.

Kepala Disdagnaker Kabupaten Pacitan, Sunaryo, mengatakan indikasi kelangkaan Migor dipasaran salah satunya warga sulit mendapatkan barang dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah Rp 14 ribu per liter. ” Awalnya ada indikasi kelangkaan stok minyak goreng, sehingga masyarakat kesulitan mendapatkannya. Jadi, hari ini pemerintah melakukan operasi pasar dengan harga eceran tertinggi 14.000 rupiah, Tapi juga ada yang di bawahnya, seperti sekarang 13.500 rupiah per liter,” Kepala Disndagnaker Pacitan, Jumat (4/3).

Baca Juga :  Perbaikan Jembatan Ngantru, Jalur Ngawi - Bojonegoro Dialihkan Jalan Alternatif.

Sunaryo menerangkan, pihaknya telah melakukan operasi pasar minyak goreng beberapa kali, adapun pendistribusiannya disebar ke beberapa Kecamatan se- Kabupaten Pacitan.” Kita sudah beberapa kali melakukan operasi pasar, dan untuk hari ini yang ke dua kalinya, sebanyak enam ribu liter, dibagi ke tiga titik, yakni Kecamatan Donorojo dua ribu liter, Sudimoro dua ribu liter dan di kantor Disdagnaker ini dua ribu liter ditambah UMKM,” terangnya.

Baca Juga :  Warga Kota Madiun Terpapar Omicron.

Menurut Kadisdagnaker Pacitan, operasi pasar mampu mengatasi kelangkaan minyak goreng yang berpengaruh pada produktivitas pelaku UMKM. ” Kami berharap ke depan tidak ada kelangkaan lagi dan harganya tetap standar,” pungkas Sunaryo.

Berita ini 158 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Pelantikan Jabatan Dilingkup Pemkab Magetan. ( Joko Nugroho/Magetan).

Berita Update

Setelah Jabat Plt, Rohmad Hidayat Definitif Jadi Kadinkes Magetan.

Berita Update

Nilai PENUH Kemenkes Untuk Mutu Laboratorium RSUD Magetan.

Berita Update

Obyek Wisata Masih Tutup, Disparbud Magetan Berpedoman Inmendagri 42/2021.

Berita Update

Golkar Magetan Usulkan 3 Nama Calon Wakil Ketua Dewan.

Berita Update

Terdata 1.500 Warga, Program Bunda Kasih Pemkab Magetan Baru Capai 275 Lansia.

Berita Update

Update Covid-19 Kota Madiun : Level 4 Diperpanjang Hingga 21 Maret 2022. Meninggal Dunia Tembus 540 Korban.

Berita Update

Jelang Tutup Tahun, Bupati Pacitan Ajukan 13 Raperda.

Berita Update

Ijin Operasional Kadaluarsa, Pemkab Magetan Tidak Berani Tarik Pajak Karaoke.