Ditandu Dari Puncak Lawu, Mbok Yem Mudik Lebaran.

- Jurnalis

Jumat, 29 April 2022 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mbok Yem Ditandu Dari Gunung Lawu Untuk Mudik. (  Istimewa Untuk Jatimnesia.com).

Mbok Yem Ditandu Dari Gunung Lawu Untuk Mudik. ( Istimewa Untuk Jatimnesia.com).

MAGETAN (Jatimnesia.com) – Nama mbok Yem pemilik warung di gunung lawu mendadak viral, setelah videonya yang ditandu beberapa orang saat turun gunung memenuhi timeline sejumlah laman media sosial (Medsos).

Wanita dengan nama asli Wakiyem tersebut adalah pemilik warung di puncak Hargo Dumilah Gunung Lawu. Setiap tahun menjelang Hari Raya Idul Fitri wanita berusia 60 tahun tersebut selalu mudik atau turun gunung.

Baca Juga :  Prabowo - Gibran Unggul Sementara Di Magetan 64.71%.

Sumber yang dihimpun, Mbok Yem merupakan warga desa Gonggang Kecamatan Poncol Kabupaten Magetan. Desa ini jaraknya kurang lebih 10 Kilometer dari Cemoro Sewu Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan.

” Mbok Yem rumahnya Desa Gongang Kecamatan Poncol, setiap jelang lebaran memang selalu turun gunung,” kata Jadmiko Wicaksono, warga Magetan, Jumat ( 29/4).

Berdiri diketinggian 3.256 Meter Diatas Permukaan Laut ( MDPL) warung Mbok Yem yang berukuran 5X10 meter prsegi berada dilokasi strategis, yakni jalur utama pendakian baik dari Cemoro Sewu, (Jawa Timur), Cemoro Kandang ( Jawa Tengah) maupun Candi Cetho (Jawa Tengah).

Baca Juga :  Kodim 0804 Magetan Banjir Karangan Bunga Ucapan

Nanti setelah selesai lebaran Mbok Yem yang sejak 1980 mendirikan warung di puncak lawu akan kembali sembari membawa belanjaan dari Pasar Plaosan Kabupaten Magetan. ” Setiap lebaran mbok yem turun,nanti naik lagi pada H+7,” pungkas Jadmiko Wicaksono.

Berita Terkait

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.
Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.
Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.
Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.
Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?
Diduga Diputus Kekasih, Warga Magetan Bundir Gantung Diri.
Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.
Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.
Berita ini 198 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Februari 2024 - 20:52 WIB

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Februari 2024 - 14:55 WIB

Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.

Senin, 26 Februari 2024 - 12:56 WIB

Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:45 WIB

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:38 WIB

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Sabtu, 24 Februari 2024 - 21:41 WIB

Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:32 WIB

Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:27 WIB

Jelang Pilkada Magetan, Pemkab Ingatkan ASN Dilarang Campur Tangan Politik.

Berita Terbaru

Pengurukan lahan untuk penambahan gedung 7 dan 8 RSUD dr Darsono Pacitan ( Apriyanto/Pacitan).

Berita Update

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Feb 2024 - 20:52 WIB

Beras, Bahan Pokok Pangan.

Berita Update

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:45 WIB

Noorbiyanto. (Ist)

Berita Update

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:38 WIB