DPRD Pacitan Emosi Temukan Beras PKH Tidak Layak Kosumsi.

- Jurnalis

Selasa, 4 Januari 2022 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lancur Susanto, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pacitan. ( Apriyanto/Pacitan).

Lancur Susanto, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pacitan. ( Apriyanto/Pacitan).

PACITAN (Jatimnesia.com)- Komisi II (dua) DPRD Kabupaten Pacitan menyesalkan temuan beras tidak layak konsumsi dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pacitan untuk Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan.

” Komisi II mendapatkan informasi dari Kecamatan Donorojo tentang pendistribusian beras untuk bantuan PKH yang tidak layak konsumsi, sehingga kami tindaklanjuti. Kemarin kita kroscek ke Bulog karena kami kira beras tersebut dari Bulog, tapi ternyata mereka merasa tidak pernah mengeluarkan. Sehingga kami memanggil Dinas Sosial untuk membahas perihal tersebut,” kata Lancur Susanto, Ketua Komisi II DPRD Pacitan, Selasa (4/1).

Menurut Lancur, pihaknya mendapatkan keterangan dari petugas PKH di Kecamatan Donorojo, total beras PKH 4.981 karung berisi 15 Kilogram, dan sudah terdistribusi sebanyak 2.000 karung, namun sudah di tarik kembali dan akan di ganti dengan beras yang layak konsumsi. “Tentu kami akan terus meningkatkan pengawasan, kami nanti akan mengajak Dinas Sosial agar hal ini jangan terulang kembali,” tegas Legislator Partai Golongan Karya (Golkar) tersebut.

Baca Juga :  Hasil Hitung Cepat, Prabowo - Gibran Unggul Pemilu 2024.

DPRD Pacitan mendapati, ternyata pengadaan beras untuk bantuan PKH di pihak ketigakan. ” Menurut petugas PKH ini di pihak ketigakan ke suplayer dari Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Sebenarnya dari awal kami sudah mengingatkan agar jangan main tunjuk suplayer, jangan asal-asalan karena yang kita layani adalah masyarakat,” ungkap Lancur Susanto.

Penarikan beras PKH tidak layak makan tersebut dinilai belum cukup. Komisi II akan mengenakan sanksi kepada suplayer beras tersebut. ” Jadi jangan main-main, penyedia barang ini nanti juga akan dikenakan sangsi karena ini sudah membawa nama baik Kabupaten Pacitan dan untuk petugas PKH juga perlu hati-hati juga, karena petugasnya ini juga melalui rekomendasi Dinas Sosial dan Kementerian Sosial yang setiap tahun di evaluasi. Makanya kami komisi II juga merekomendasikan agar dievaluasi total untuk tahun 2022,” jelas Ketua Komisi II.

Baca Juga :  4 Nama Disebut Bakal Macung Bupati Magetan.

Kepala Dinsos Kabupaten Pacitan, Sumorohadi, mengaku akan menindak lanjuti permasalahan pasokan beras PKH di Kecamatan Donorojo tersebut.” Kita langsung tindaklanjuti, jadi temuan teman – teman di Parlemen ini langsung kita tarik dan sudah kita lakukan komunikasi dengan suplayernya. Mereka siap untuk mengganti, bahkan yang 2000 karung sudah siap di salurkan,” beber Kadinsos Pacitan, Selasa (4/1).

Dikatakan Sumorohadi, pihaknya akan mengadakan rapat koordinasi dengan berbagai elemen kemitraan PKH di Kabupaten Pacitan agar peristiwa pasokan beras tidak layak kosumsi tersebut tidak terulang kembali.” Tentu nanti yang bermitra dengan Dinsos, utamanya tentang bantuan-bantuan kita akan mengadakan rapat koordinasi dengan suplayer , BNI, E- warung. Untuk itu saya melangkah lebih awal untuk perbaikan masalah ini. Sehingga ke depan tidak ada masalah lagi,” pungkasnya.

Berita Terkait

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.
Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.
Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.
Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.
Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?
Diduga Diputus Kekasih, Warga Magetan Bundir Gantung Diri.
Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.
Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.
Berita ini 304 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Februari 2024 - 20:52 WIB

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Februari 2024 - 14:55 WIB

Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.

Senin, 26 Februari 2024 - 12:56 WIB

Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:45 WIB

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:38 WIB

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Sabtu, 24 Februari 2024 - 21:41 WIB

Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:32 WIB

Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:27 WIB

Jelang Pilkada Magetan, Pemkab Ingatkan ASN Dilarang Campur Tangan Politik.

Berita Terbaru

Pengurukan lahan untuk penambahan gedung 7 dan 8 RSUD dr Darsono Pacitan ( Apriyanto/Pacitan).

Berita Update

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Feb 2024 - 20:52 WIB

Beras, Bahan Pokok Pangan.

Berita Update

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:45 WIB

Noorbiyanto. (Ist)

Berita Update

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:38 WIB