Home / Berita Update / Hukum & Kriminal

Kamis, 28 Juli 2022 - 21:58 WIB

Gagahi Gadis Bawah Umur, Warga Panekan Dijebloskan Penjara.

Kasat Reskrim Polres Magetan AKP Rudy Hidajanto  bersama Penyidik Menunjukan Barang Bukti Persetubuhan. ( Joko Nugroho/Magetan).

Kasat Reskrim Polres Magetan AKP Rudy Hidajanto bersama Penyidik Menunjukan Barang Bukti Persetubuhan. ( Joko Nugroho/Magetan).

MAGETAN (Jatimnesia.com)- Laki – laki berinisial KBR, warga RT 06/ RW 01, Kelurahan/Kecamatan Panekan harus berurusan dengan Satuan Reserse Kriminal ( Satreskrim) Polres Magetan.

Pria 28 Tahun tersebut diduga telah melakukan tindak pidana asusila terhadap Bunga (bukan nama sebenarnya) di salah satu penginapan di Jalan Raya PlaosanSarangan pada Senin 11 Juli lalu.

Aksi bejat KBR terbongkar ketika, Saksi Yanto mengintrogasi bunga apa yang dilakukan bersama KBR ketika diajak menginap di Penginapan tersebut. Setelah mendapati jawaban dari korban jika telah melakukan hubungan badan layaknya suami – istri, saksi Yanto melaporkannya ke orangtua bunga. Karena tidak terima anak perempuanya jadi lampiasan nafsu KBR, selanjutnya orangtua korban melapor ke Polisi.

Baca Juga :  Proyek Andal Lalin Dinas Arpus Gagal Lelang.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Magetan AKP Rudy Hidajanto, mengatakan jika korban dan pelaku kenal lewat Media sosial ( Medsos) yang berlanjut bertemu dan menginap di Hotel. ” Ketika menginap, korban di ajak pelaku melakukan hubungan suami istri, kemudian karena dibujuk oleh pelaku maka korban mau melakukan hubungan suami istri, ” ungkap Kasat Reskrim Polres Magetan, Kamis (28/7).

Baca Juga :  Untuk Pemudik, Bupati Magetan : Pastikan Kendaraan Layak Jalan.

Dari tangan tersangka, Petugas menyita barang bukti berupa satu buah kaos lengan pendek, satu buah celana pendek dan satu unit kendaraan roda dua yang di gunakan pelaku untuk menjalankan aksinya tersebut.

Akibat perbuatan bejatnya, tersangka KBR dijerat dengan pasal 81 Undang-undang RI Nomor 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak dengan ancaman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 Tahun penjara dan denda paling banyak Rp 5 Miliar.

Berita ini 69 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Kota Madiun Masih Belum Mentas Dari Status Level 4.

Berita Update

Polres Magetan Musnahkan Barang Bukti Narkoba Dan Miras.

Berita Update

Sambut Ramadhan, Puluhan Siswa SD Di Ngawi Pawai Keliling Kampung.

Berita Update

Kota Madiun Jajaki Adminduk Digital.

Berita Update

Bupati Magetan Jadi Nominasi Anugerah Kebudayaan PWI.

Berita Update

RSUD Magetan Berikan Fasilitas One Stop Service Pasien Paviliun Wijaya Kusuma.

Berita Update

Jelang Akhir Jabatan Suprawoto- Nanik, Jalan Poros Masih Banyak Yang Rusak.

Berita Update

Paripurna Raperda LPJ APBD 2021, Mayoritas Fraksi Pertanyakan SILPA.