• Jual Murah Camera DSLR Merk Nikon D3200 Rp 1.950.000,- Hubungi 081-335-326-942
  • Axel Florist Penyedia Papan Ucapan Karangan Bunga Ternama Di Madiun Raya. Hubungi 081-335-326-942
  • Marketing Iklan Baris 081-335-326-942. * Harga Rp 49.000 Per Tayang Durasi 1 Minggu

Home / Berita Update / Hukum & Kriminal

Kamis, 28 Juli 2022 - 21:58 WIB

Gagahi Gadis Bawah Umur, Warga Panekan Dijebloskan Penjara.

Kasat Reskrim Polres Magetan AKP Rudy Hidajanto  bersama Penyidik Menunjukan Barang Bukti Persetubuhan. ( Joko Nugroho/Magetan).

Kasat Reskrim Polres Magetan AKP Rudy Hidajanto bersama Penyidik Menunjukan Barang Bukti Persetubuhan. ( Joko Nugroho/Magetan).

MAGETAN (Jatimnesia.com)- Laki – laki berinisial KBR, warga RT 06/ RW 01, Kelurahan/Kecamatan Panekan harus berurusan dengan Satuan Reserse Kriminal ( Satreskrim) Polres Magetan.

Pria 28 Tahun tersebut diduga telah melakukan tindak pidana asusila terhadap Bunga (bukan nama sebenarnya) di salah satu penginapan di Jalan Raya Plaosan – Sarangan pada Senin 11 Juli lalu.

Aksi bejat KBR terbongkar ketika, Saksi Yanto mengintrogasi bunga apa yang dilakukan bersama KBR ketika diajak menginap di Penginapan tersebut. Setelah mendapati jawaban dari korban jika telah melakukan hubungan badan layaknya suami – istri, saksi Yanto melaporkannya ke orangtua bunga. Karena tidak terima anak perempuanya jadi lampiasan nafsu KBR, selanjutnya orangtua korban melapor ke Polisi.

Baca Juga :  Ratusan Guru PPPK Kota Madiun Terima SK

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Magetan AKP Rudy Hidajanto, mengatakan jika korban dan pelaku kenal lewat Media sosial ( Medsos) yang berlanjut bertemu dan menginap di Hotel. ” Ketika menginap, korban di ajak pelaku melakukan hubungan suami istri, kemudian karena dibujuk oleh pelaku maka korban mau melakukan hubungan suami istri, ” ungkap Kasat Reskrim Polres Magetan, Kamis (28/7).

Baca Juga :  Pilkada Magetan Digelar 27 November 2024.

Dari tangan tersangka, Petugas menyita barang bukti berupa satu buah kaos lengan pendek, satu buah celana pendek dan satu unit kendaraan roda dua yang di gunakan pelaku untuk menjalankan aksinya tersebut.

Akibat perbuatan bejatnya, tersangka KBR dijerat dengan pasal 81 Undang-undang RI Nomor 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak dengan ancaman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 Tahun penjara dan denda paling banyak Rp 5 Miliar.

Berita ini 86 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Advertorial

Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Ngawi Launching Aplikasi Srigati .

Berita Update

Proyek Gedung Literasi Telat, Rekanan Didenda Rp 8,7 Juta Perhari.

Berita Update

Tahun 2022 ADD Magetan Anjlok Rp 1,5 Miliar, Tunjangan Pejabat Desa Terpangkas?

Berita Update

Warga Bayem Taman Magetan Tolak Aset Bengkok Dipecah-Pecah.

Berita Update

Pemkab Pacitan Janjikan Operasi Pasar Migor Curah.

Berita Update

Hemat Anggaran Hingga 70%, SiLPA Magetan Tahun 2021 Capai Rp 363 Miliar.

Berita Update

Penjualan Daging Di Ngawi Tidak Berpengaruh Isu PKM.

Berita Update

Sarpras Olahraga Di Pacitan Jadi Sorotan DPRD.