Home / Berita Update / Hukum & Kriminal

Kamis, 10 Februari 2022 - 17:43 WIB

Geger Temuan Mayat Di Aliran Sungai Tawun Ngawi.

Kapolsek Padas, AKP Juwahir bersama anggota dan tim SAR saat mengevakuasi korban menuju rumah duka. ( Ferdy/Ngawi).

Kapolsek Padas, AKP Juwahir bersama anggota dan tim SAR saat mengevakuasi korban menuju rumah duka. ( Ferdy/Ngawi).

NGAWI (Jatimnesia.com) – Jasad laki-laki ditemukan mengambang di aliran sungai di Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, Kamis (10/2).

Kapolsek Padas AKP Juwahir mengatakan korban atas nama Agus Pujianto warga (40) warga Dusun Lego Kulon, RT 05 RW 01, Desa Lego Kulon, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi.

Dibeberkan Kapolsek, sehari sebelumnya Rabu (9/2), korban berangkat memancing ke sungai belakang rumah warga setempat, kemudian malam harinya, Suwaji (50) teman korban mencarinya di rumah tetapi korban Agus Pujianto tidak ada di rumah.

” Suwaji kemudian mencari korban dengan menyusuri sungai tetapi tidak diketemukan. Kemudian pagi hari tadi pukul 07.00 WIB jasad Agus Pujianto ditemukan di sungai belakang rumah warga dengan posisi tertelungkup membujur ke selatan didalam air,” ujar AKP Juwahir.

Baca Juga :  Magetan Siap Kick Off Vaksin Booster.

Atas kejadian tersebut, Susilo (45) Kepala Dusun Lego Kulon, Desa Legokulon, Kecamatan Kasreman melapor ke Polsek Padas untuk mengevakuasi jenazah dan dibawa ke rumah duka.

Kapolres Ngawi AKBP I Wayan Winaya membenarkan kejadian tersebut. Kepada Jatimnesia.com I Wayan Winaya menjelaskan, jika korban mempunyai riwayat penyakit epilepsi dan sering kambuh, diduga korban terjatuh di kedalaman air sungai dan terbawa arus.

Baca Juga :  Kapolres Madiun Beri Perhatian Khusus Warga ODGJ.

” Saat ini jenazah korban telah berhasil dievakuasi ke rumah duka dan telah dilaksanakan pemeriksaan serta visum dari petugas kesehatan Puskesmas Kasreman dipimpin dr. Sigit Mulyono,” ungkap Alumnus Akpol tahun 2001 tersebut.

Kapolres Ngawi menyebut, dari hasil pemeriksaan pada tubuh korban tidak diketemukan adanya bekas luka akibat dari kekerasan. ” Diduga kuat kematian korban disebabkan terpeleset ke dalam sungai saat sakit epilepsi kambuh, hingga korban meninggal dunia,” pungkasnya.

Berita ini 234 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Pemkot Madiun Sosialisasi Adminduk.

Berita Update

Belajar Bangkit Ditengah Pandemi Dari Pasutri Penjual Teh Tarik Alun- Alun Magetan.

Berita Update

Ponorogo Level 3, Bupati Minta Jangan Terlalu Euforia Rayakan Tahun Baru.

Berita Update

Hemat Anggaran Hingga 70%, SiLPA Magetan Tahun 2021 Capai Rp 363 Miliar.

Berita Update

Korban Tenggelam Di Telaga Sarangan Ditemukan.

Berita Update

Pemkab Ponorogo Bakal Face Off Jalan Urip Sumoharjo.

Berita Update

Ketua DPRD Minta Pemkab Selalu Hadir Ditengah- Tengah Petani.

Berita Update

Magetan Level 1, Telaga Sarangan Kembali Ramai.