• Jual Murah Camera DSLR Merk Nikon D3200 Rp 1.950.000,- Hubungi 081-335-326-942
  • Axel Florist Penyedia Papan Ucapan Karangan Bunga Ternama Di Madiun Raya. Hubungi 081-335-326-942
  • Marketing Iklan Baris 081-335-326-942. * Harga Rp 49.000 Per Tayang Durasi 1 Minggu

Home / Berita Update

Minggu, 5 Desember 2021 - 22:02 WIB

Gubernur Jatim Berkantor di Lumajang.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat meninjau dampak erupsi Gunung Semeru di Dusun Renteng,Desa Sumber Wulu, Kec.Candi Puro, Lumajang, (Kominfo Jatim/Jatimnesia).

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat meninjau dampak erupsi Gunung Semeru di Dusun Renteng,Desa Sumber Wulu, Kec.Candi Puro, Lumajang, (Kominfo Jatim/Jatimnesia).

LUMAJANG (Jatimnesia.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa akan berkantor di Kabupaten Lumajang dalam beberapa waktu mendatang. Khofifah ingin mengawal langsung penanganan bencana alam Guguran Awan Panas (GAP) Gunung Semeru.

Gubernur Jatim mengambil keputusan tersebut setelah mengetahui dampak GAP Semeru yang menerjang dua Kecamatan di Lumajang yakni Kecamatan Candipuro dan Kecamatan Pronojiwo.

” Seluruh pekerjaan saya kerjakan dari Lumajang. Beberapa agenda saya minta pak Wagub mewakili. Penanganan bencana GAP Semeru ini menjadi prioritas utama, utamanya search and rescue (pencarian dan penyelamatan). Termasuk yang berkenaan dengan kebutuhan para pengungsi, semua dibawah koordinasi BNPB, Pemprov Jatim dan Pemkab Lumajang akan memaksimalkan layanan masyarakat terdampak bencana,” kata Khofifah Indar Parawansa, Minggu (5/12).

Baca Juga :  Pemkab Pacitan Lelang 8 Jabatan Kepala OPD.

Menurut Gubernur Khofifah, dengan berkantor di Lumajang penanganan dan koordinasi dengan stakeholder akan berjalan lebih cepat, khususnya penyelesaian kegawatdarutan paska GAP Semeru. ” Saya ingin memastikan konsolidasi data dan koordinasi pencarian, penyelamatan, evakuasi dan penanganan pengungsi berjalan efektif dan semoga tidak ada yang terlewat. Mengingat bencana ini di alami warga kecamatan Pronojiwo dan kecamatan Candipuro. Mengingat jembatan gladak perak putus maka penangan dibagi dua titik di masing- masing kecamatan. Semua kebutuhan dasar warga kita ihtiarkan agar tersedia. Makanan, minuman, pakaian, obat-obatan sebisa mungkin terpenuhi,” ungkapnya seperti yang dilansir dari Kominfo Jatim.

Terkait rumah warga yang rusak dan hancur akibat GAP Semeru, Khofifah mengatakan Pemprov Jatim akan berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait langkah-langkah penanganan jangka pendek dan panjang. Termasuk terkait sejumlah ruas jembatan yang runtuh akibat lahar dingin Gunung Semeru.

Baca Juga :  57.669 KPM Di Pacitan Terima Bantuan Kemensos.

” Bantuan dari BNPB, PUPR, TNI terkait penanganan jangka pendek sudah berdatangan sejak semalam. InsyaAllah, penanganan bencana erupsi ini bisa berjalan dengan baik. Menko PMK juga terus aktif berkoordinasi terkait apa-apa saja yang dibutuhkan Jawa Timur,” pungkas Gubernur Jawa Timur.

Berita ini 8 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Tiga Tahun Pemerintahan Suprawoto-Nanik

Berita Update

Kejari Magetan Musnahkan 526 Barang Bukti Kejahatan.

Advertorial

Dikemas Jalan Sehat, Pemkab Ngawi Gencar Sosialisasi Larangan Peredaran Rokok Ilegal.

Berita Update

32 Warga Luar Adu Nasib Jadi Calon ASN Ponorogo

Berita Update

Tabrak Kijang Parkir, Pemotor Tewas Didepan Bayu Biru Magetan.

Berita Update

Jalan Poros Magetan Selatan Memprihatinkan, Ketua DPRD Angkat Bicara !

Berita Update

Memperingati Hardiknas, Pelajar Ngawi Kenakan Baju Adat.

Berita Update

Bupati Magetan Resmikan Pustu Nglopang.