• Jual Murah Camera DSLR Merk Nikon D3200 Rp 1.950.000,- Hubungi 081-335-326-942
  • Axel Florist Penyedia Papan Ucapan Karangan Bunga Ternama Di Madiun Raya. Hubungi 081-335-326-942
  • Marketing Iklan Baris 081-335-326-942. * Harga Rp 49.000 Per Tayang Durasi 1 Minggu

Home / Berita Update / Pemerintahan

Rabu, 12 Januari 2022 - 15:38 WIB

Hamil Duluan Jadi Pemicu Pernikahan Dini Di Ponorogo.

ilustrasi by jatimnesia

ilustrasi by jatimnesia

PONOROGO ( Jatimnesia.com)- Periode tahun 2021 lalu angka pernikahan dini di Kabupaten Ponorogo naik jika dibanding tahun 2020. Salah satu pemicunya calon pengantin hamil diluar pernikahan.

Data Pengadilan Agama (PA) Ponorogo mencatat, selama tahun 2021 terdapat 266 perkara Dispensasi pernikahan dini. Jumlah ini naik 25 perkara disbanding tahun 2020 yang hanya 241 perkara dispensasi.

” Tahun 2021 untuk dispensasi pernikahan dini di Pengadilan Agama naik, ada 266 perkara. Sementara 2020 ada 241 perkara,” kata Sukahata Wakano, Humas Pengadilan Agama Ponorogo, Selasa (11/1).

Baca Juga :  Menko PMK Apresiasi Stunting Madiun Turun Drastis.

Menurut Sukahata sebagian besar pemicu pernikahan dini di Kabupaten Ponorogo karena 60 % (persen) akibat hamil duluan, 49% persen akibat menghindari zina.” Mayoritas hamil duluan. Kebanyakan anaknya Pekerja Migran Indonesia (PMI). Mulai usai 15 tahun sampai 18 tahun,” beber Humas PA Kabupaten Ponorogo.

Baca Juga :  Pemkab Pacitan Gelar Ruwat Jagad.

Pengajuan nikah muda di Pengadilan Agama mayoritas berasal dari daerah pinggiran.” Kebanyakan yang jauh dari kota, dan perbatasan kabupaten,” jelas Sukahata Wakano.

Sebagai informasi, Pemerintah memberlakukan UU Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas UU Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, dimana batas minimal usia perkawinan kini diubah.

Jika sebelumnya batas usia bagi perempuan 16 tahun, kini diubah menjadi sama dengan laki-laki yakni 19 tahun.

Berita ini 69 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Berkantor Di Kecamatan Pringkuku, Bupati Pacitan Lantik Kades Tamanasri.

Berita Update

Gandeng Ombudsman, Pemkab Magetan Gelar Rakor Peningkatan Yanbik.

Berita Update

Kapolres Ngawi Kawal Vaksinasi Merdeka Anak.

Berita Update

Menengok Suliyah, Warga Pacitan Miskin Materi Namun Kaya Budi.

Berita Update

Tujuan Bupati Magetan Pasang Aplikasi Sukma-e Di Kantor Layanan Publik!

Berita Update

Eko Pamuji Mundur Dari Pencalonan Ketua PWI Jawa Timur.

Berita Update

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Madiun Unras Kantor DPRD

Berita Update

BPBD Ponorogo Sisir Hutan Jati Cari Ibu Satu Anak Yang Menghilang.