Home / Berita Update

Rabu, 7 September 2022 - 13:17 WIB

Harga BBM Eceran Di Kota Madiun, Pertalite Rp 12,500 – Pertamax Rp 15,500

Penjaja BBM Eceran Di Kota Madiun Sedang Melayani Pembeli. ( Septian Bayu/Madiun).

Penjaja BBM Eceran Di Kota Madiun Sedang Melayani Pembeli. ( Septian Bayu/Madiun).

MADIUN KOTA (Jatimnesia.com) – Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax dan Pertalite yang dijajakan pengecer kepada masyarakat harganya selangit. Perbandingan dengan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Rp 1.000 – Rp 2.200 perliter.

Pantauan Jatimnesia. Di Kota Madiun harga Pertalite eceran sebesar Rp 12.200 perliter. Sedangkan Pertamax Rp 15.500 perliter. ” Pertamax perliter saya jualnya Rp 15,500, ngambil untungnya seribu rupiah sedangkan pertalite Rp 12,200, ” kata Budiono (46), pemilik usaha Pertamini di jalan Mangga, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Rabu (7/9).

Baca Juga :  Ijin Operasional Kadaluarsa, Pemkab Magetan Tidak Berani Tarik Pajak Karaoke.

Dikatakan Budiono, terkait harga BBM yang dijajakan pengecer nominalnya beragam. Karena tidak ada ketentuan harga pasti, keputusan pribadi pengecer. ” Kalau masalah menentukan harga itu setiap orang beda-beda, jadi tidak janjian, ” tegasnya.

Baca Juga :  Dinkes Magetan Tutup RSD Ki Mageti.

Untuk memenuhi barang daganganya, Budiono mengaku “kulakan” memakai sepeda motor ke sejumlah SPBU di Kota Madiun. ” Pakai tangki sepeda motor, tapi kulakannya ke POM satu pindah ke POM lain, ” pungkasnya.

Berita ini 57 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Polres Ngawi Gelar Rekonstruksi Santri Tewas.

Berita Update

Pastikan Kinerja Kejari Baik, Kajati Jatim Kunker Ke Magetan.

Berita Update

Banjir Ponorogo Rendam Dua Sekolah.

Berita Update

Dampak Wabah PMK, Penjualan Hewan Kurban Di Madiun Anjlok.

Berita Update

Polres Madiun Bekuk Begal Payudara.

Berita Update

Layanan Terbaik, Bayi Lahir Di RSUD Magetan Langsung Dapat KIA, Akta, KK Dan BPJS.

Berita Update

Polres Ngawi Gerebek Judi Remi, 4 Terduga Pelaku Dimankan.

Berita Update

Update Covid-19 Kota Madiun : Jumlah Kematian dan Kasus Terkonfirmasi Terus Bertambah.