• Jual Murah Camera DSLR Merk Nikon D3200 Rp 1.950.000,- Hubungi 081-335-326-942
  • Axel Florist Penyedia Papan Ucapan Karangan Bunga Ternama Di Madiun Raya. Hubungi 081-335-326-942
  • Marketing Iklan Baris 081-335-326-942. * Harga Rp 49.000 Per Tayang Durasi 1 Minggu

Home / Berita Update / Kesehatan

Selasa, 5 Oktober 2021 - 17:27 WIB

Inmendagri 47/2021, Magetan Masih Level 3.

Pelaksanaan Test Antigen Oleh Petugas Diarea Obyek Wisata Telaga Sarangan. (humasresmagetan).

Pelaksanaan Test Antigen Oleh Petugas Diarea Obyek Wisata Telaga Sarangan. (humasresmagetan).

Magetan (Jatimnesia.com)- Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Jawa – Bali diperpanjang hingga 18 Oktober.

Kabupaten Magetan masih menyandang level 3, sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 47 Tahun 2021 Tentang PPKM.

Karena berstatus level 3, obyek wisata di Kabupaten Magetan masih ditutup sementara selama PPKM. ” Sesuai Inmendagri 47 Tahun 2021, obyek wisata masih ditutup sementara,” kata Joko Trihono, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Magetan, Selasa (5/10).

Namun Joko Trihono mengaku telah mengirimkan permohonan rekomendasi kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparkraf) agar obyek wisata di Kabupaten Magetan dijadikan zona ujicoba wisata tertentu. ” Kami telah mengirimkan permohonan rekomendasi kepada Menparkraf, agar obyek wisata di Kabupaten Mageten menjadi zona ujicoba Pariwisata tertentu,” ungkap Kepala Disparbud Kabupaten Magetan.

Baca Juga :  KONI Pacitan Prihatin Banyak Sarpras Olahraga Mangkrak.

Disisi lain, Joko tidak menampik jika sejumlah obyek wisata di Kabupaten Magetan tetap dikunjungi wisatawan meski telah ada pengumuman ditutup. ” Kami bersama POLRI, TNI dan Satgas menerapkan operasi yustisi kepada masyarakat yang datang ke obyek wisata selama penutupan ini,” jelasnya.

Sementara itu, hotel non penanganan Covid-19 diijinkan buka dengan kapasitas 50%, pun wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi bagi pengunjung dan karyawan. ” Hotel non Covid-19 buka dengan kapasitas 50 persen,” ungkap Joko Trihono.

Baca Juga :  Kejari Magetan Musnahkan 526 Barang Bukti Kejahatan.

Terkait sertifikat CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability), Disparbud Kabupaten Magetan telah mengusulkan kurang lebih 160 hotel kepada Menparkraf Republik Indonesia. ” Ada 160 hotel di Kabupaten Magetan kami usulkan mendapat sertifikat CHSE,” pungkasnya.

Sebagai informasi, sertifikat CHSE adalah proses pemberian sertifikat kepada Usaha Pariwisata, Destinasi Pariwisata, dan Produk Pariwisata lainnya untuk menjamin kepada wisatawan terhadap pelaksanaan Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan.

Berita ini 29 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Advertorial

Warga Magetan Antusias Pahami Apa Rokok Ilegal?

Berita Update

Perayaan HUT Bhayangkara 76 , Polres Magetan Ajak Lintas Agama Doa Bersama.

Advertorial

Ratusan Pelaku Usaha Ikuti Bimtek Perizinan DPMPTSP Magetan.

Berita Update

Ringankan Beban Rakyat, Pemkab Magetan Gencar Bikin Pasar Murah.

Berita Update

Petani Magetan Keluhkan Pupuk Menghilang Dipasaran.

Berita Update

Mayat Perempuan Ditemukan Di Tebing Sungai Gandong Magetan

Berita Update

Tidak Ada Perpanjangan Libur Pelajar Magetan.

Berita Update

Pemilu 2024, Bawaslu Magetan Lirik Peran Media.