Jelang Nataru Harga Bapok Di Magetan Meroket Tajam

- Jurnalis

Selasa, 28 November 2023 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah Satu Pedagang Cabai di Pasar Sayur Magetan. ( Bayu/Magetan).

Salah Satu Pedagang Cabai di Pasar Sayur Magetan. ( Bayu/Magetan).

MAGETAN [ Jatimnesia.com] – Jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) harga bahan pokok (Bapok) maupun Komoditas di Kabupaten Magetan meroket tajam, Senin (27/11).

Lonjakan bapok dan komoditas tersebut membuat warga Kabupaten Magetan kelabakan, pasalnya daya belinya anjlok.

Seperti yang tampak di Pasar Sayur Magetan, harga cabai rawit dipatok Rp 80 ribu per kilogram.

Meskipun diakui telah turun dari harga sebelumnya Rp 90 ribu per Kilogram, namun masyarakat mengaku masih tidak mampu menjangkaunya.

” Harga cabai masih sangat tinggi, tadi saya tanya – tanya 90 ribu, nggak mampu saya belinya, karena kalau beli cabai tidak bisa beli lainya,” kata Siti Munaroh (47) warga Magetan, Senin (27/11).

Baca Juga :  Pengumuman Pertama Lelang Eksekusi Hak Tanggungan BPRS Magetan [Perseroda]

Selain itu, harga gula pasir juga mencapai Rp 17 ribu per Kilogram. Masyarakat menilai lonjakanya terlalu tajam jika sebelumnya Rp 12 ribu per Kilogram. ” Gula juga naik tajam, masak sampai 17 ribu hari ini,” keluh Siti Munaroh.

Tidak stabilnya harga Bapok dipasaran membuat pedagang di Pasar Sayur Magetan kehilangan pelanggan. Setiap harinya pembeli semakin menurun bahkan sepi. ” Pasar saat ini sepi, Ibu-ibu rumah tangga belanjanya di dekat rumah,” ujar salah satu pedagang Bapok di Pasar Sayur Magetan, Katmini (57).

Baca Juga :  Forum OPD Ngawi, Disperkim Bahas RTLH Dan SPAM 2025.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Magetan Alih Nugraha mengatakan, faktor dari tidak stabilnya harga bapok maupun komoditas di Kabupaten Magetan berdasarkan jumlah produksi serta permintaan pasar. “ Bisa dari faktor produksi dan permintaan, “ ungkapnya singkat.

Alih Nugraha mengaku, pihaknya telah rutin melakukan monitoring harga – harga bapok serta rapat dengan tim pengendalian inflasi untuk menekan lonjakan harga tersebut. “ Monitor harga dan rapat dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah rutin, “ pungkasnya. (bay).

Berita Terkait

Pemkab Magetan Siapkan THR ASN Rp 29,3 Miliar, THR Untuk Non ASN Belum Jelas !
SKB 3 Menteri Tetapkan Libur Awal Ramadan 2024.
Pengumuman Perolehan Suara Caleg Magetan.
Tidak Terima Hasil Pemilu 2024, KPU Magetan Persilahkan Ajukan Gugatan Ke MK.
Ops Keselamatan Semeru 2024, Polres Magetan Sasar Ranmor Abai Aturan.
Mobil Rombongan Wisata Dari Tuban Terbalik Di Jalan Tembus Magetan- Karanganyar.
Bulan Ramadan, Jam Kerja ASN Magetan Dipangkas.
Keisha Almera, Spa Baby dan Momy Terbaik di Magetan.
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Maret 2024 - 15:43 WIB

Pemkab Magetan Siapkan THR ASN Rp 29,3 Miliar, THR Untuk Non ASN Belum Jelas !

Minggu, 3 Maret 2024 - 22:54 WIB

SKB 3 Menteri Tetapkan Libur Awal Ramadan 2024.

Minggu, 3 Maret 2024 - 17:55 WIB

Pengumuman Perolehan Suara Caleg Magetan.

Minggu, 3 Maret 2024 - 17:34 WIB

Tidak Terima Hasil Pemilu 2024, KPU Magetan Persilahkan Ajukan Gugatan Ke MK.

Minggu, 3 Maret 2024 - 17:29 WIB

Ops Keselamatan Semeru 2024, Polres Magetan Sasar Ranmor Abai Aturan.

Jumat, 1 Maret 2024 - 20:48 WIB

Bulan Ramadan, Jam Kerja ASN Magetan Dipangkas.

Jumat, 1 Maret 2024 - 20:34 WIB

Keisha Almera, Spa Baby dan Momy Terbaik di Magetan.

Jumat, 1 Maret 2024 - 16:44 WIB

Pengumuman Kedua Lelang Eksekusi Hak Tanggungan PT. BPRS Magetan [ Perseroda]

Berita Terbaru

Pantau Hilal ( Jatimnesia)

Berita Update

SKB 3 Menteri Tetapkan Libur Awal Ramadan 2024.

Minggu, 3 Mar 2024 - 22:54 WIB

Kantor KPU Kabupaten Magetan. ( Septian/Magetan).

Berita Update

Pengumuman Perolehan Suara Caleg Magetan.

Minggu, 3 Mar 2024 - 17:55 WIB