Jelang Pilkades Serentak, Bupati Madiun Waspadai Covid-19 Dan Hoaks.

- Jurnalis

Selasa, 23 November 2021 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Madiun, Ahmad Dawami bersama Linmas Dalam Apel Satlinmas ( Hmsmadiun).

Bupati Madiun, Ahmad Dawami bersama Linmas Dalam Apel Satlinmas ( Hmsmadiun).

MADIUN (Jatimnesia.com) – Bupati Madiun, Ahmad Dawami, meminta kewaspadaan masyarakat jelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 20 Desember mendatang.

Resiko nyata rawan terjadi di Kabupaten Madiun yakni ledakan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).” Kali ini Pilkades dalam suasana yang berbeda, ada dua resiko dalam pelaksanaan Pilkades yakni ancaman kesehatan karena masih di masa pandemi Covid 19 serta bagaimana menjaga Pilkades berjalan lancar,” kata Ahmad Dawami, Bupati Madiun, Senin ( 22/11).

Baca Juga :  Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Selain resiko Kesehatan, Bupati Madiun juga meminta perangkat keamanan khususnya Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) agar waspada pada kondisi wilayah masing- masing. ” Tentu ada potensi kerawanan dan anggota Linmas harus peka dan tanggap terhadap gejala-gejala yang muncul serta harus segera mengambil langkah yang cepat, tepat, dan profesional dalam penanganannya,” ungkap Ahmad Dawami.

Menurut Ahmad Dawami, terganggunya Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) juga dapat disebabkan munculnya berita Hoak. ” Linmas harus bersikap humanis dalam melakukan pengawasan terhadap jalannya proses Pilkades,” terang Bupati Madiun.

Baca Juga :  Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Sementara, total personil yang disiapkan untuk pengamanan Pilkades serentak sebanyak 2 orang per Tempat Pemungutan Suara (TPS). ” Kami berharap, setelah apel ini mereka bisa melakukan konsolidasi di tingkat kelurahan dan desa masing-masing, sehingga pengamanan Pilkades serentak tahun ini berjalan lancar dan aman,” ujar Didik Hariyanto, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Madiun.

Berita Terkait

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.
Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.
Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.
Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.
Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?
Diduga Diputus Kekasih, Warga Magetan Bundir Gantung Diri.
Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.
Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Februari 2024 - 20:52 WIB

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Februari 2024 - 14:55 WIB

Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.

Senin, 26 Februari 2024 - 12:56 WIB

Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:45 WIB

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:38 WIB

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Sabtu, 24 Februari 2024 - 21:41 WIB

Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:32 WIB

Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:27 WIB

Jelang Pilkada Magetan, Pemkab Ingatkan ASN Dilarang Campur Tangan Politik.

Berita Terbaru

Pengurukan lahan untuk penambahan gedung 7 dan 8 RSUD dr Darsono Pacitan ( Apriyanto/Pacitan).

Berita Update

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Feb 2024 - 20:52 WIB

Beras, Bahan Pokok Pangan.

Berita Update

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:45 WIB

Noorbiyanto. (Ist)

Berita Update

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:38 WIB