• Jual Murah Camera DSLR Merk Nikon D3200 Rp 1.950.000,- Hubungi 081-335-326-942
  • Axel Florist Penyedia Papan Ucapan Karangan Bunga Ternama Di Madiun Raya. Hubungi 081-335-326-942
  • Marketing Iklan Baris 081-335-326-942. * Harga Rp 49.000 Per Tayang Durasi 1 Minggu

Home / Berita Update / Kesehatan

Senin, 20 September 2021 - 16:00 WIB

Jual Beli Dipasar Tradisional Wajib Prokes.

Salah satu  penjual Dipasar Sayur Magetan Patuh Prokes. (Norik/MagetanToday).

Salah satu penjual Dipasar Sayur Magetan Patuh Prokes. (Norik/MagetanToday).

Magetan (Jatimnesia.com)-Aktifitas jual beli di pasar tradisional Kabupaten Magetan diharapkan tetap patuh pada protokol kesehatan (Prokes). Baik pedagang maupun pembeli wajib mengenakan masker agar tidak menyebarkan virus.

Data yang dihimpun, ada 7.000 pedagang di 16 Pasar Daerah (PD) Kabupaten Magetan. Jika sampai abai Prokes pasar tradisional akan menjadi cluster penyebaran Coronavirus Disease 2019 ( Covid-19).

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Magetan, Sucipto, mengingatkan meski telah divaksin pedagang dan pembeli dipasar tradisional wajib mengenakan masker dan membersihkan tangan selesai aktifitas dipasar. ” Tetap jaga prokes baik pedagang maupun pembeli meski sudah vaksin,” kata Sucipto, Senin (20/9).

Baca Juga :  Terjaring OTT KPK, PWI Anulir Penghargaan Wali Kota Bekasi.

Disisi lain, agar pasar tradisional tidak menjadi sarang penularan Covid-19, Disperindag Kabupaten Magetan rutin menyemprot Disenfektan. ” Kami rutin menyemprot Disenfektan seminggu dua kali untuk mematikan virus,” jelas Sucipto.

Baca Juga :  Kejari Magetan Tetapkan Bendahara UPK Jadi Tersangka PNPM Karas.

Pengawasan aktifitas di pasar terkait kepatuhan Prokes juga telah dilaksanakan Disperindag Kabupaten Magetan. Namun kesadaran pedagang dan pembeli diharapkan tumbuh untuk menjaga kesehatan bersama. ” Kami sangat berharap kesadaran masyarakat yang ada di pasar tradisional untuk patuh prokes agar kita sama – sama menjaga kesehatan,” pungkas Kepala Disperindag Magetan.

Berita ini 6 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Edarkan Bahan Peledak, Warga Magetan Dan Ponorogo Dibekuk Polisi

Berita Update

Kabupaten Pacitan Kekurangan Dokter.

Berita Update

HUT Ke-39, Perumdam Lawu Tirta Magetan Pastikan Tingkatkan Layanan Terbaik Untuk Pelanggan.

Berita Update

RSUD Magetan Beri Perhatian Khusus Penderita Jantung.

Berita Update

Stunting Di Pacitan Meroket Tajam.

Berita Update

Bupati Pacitan Ingatkan Pentingnya Menanam Pohon.

Berita Update

Di Kota Madiun, Gerbong Kereta Api Asli Dijadikan Area Kuliner.

Berita Update

Protes Jalan Rusak, Warga Ponorogo Tanam Pohon Pisang