Kabupaten Pacitan Waspada Varian Omicron.

- Jurnalis

Selasa, 18 Januari 2022 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tri Hariadi Hendra Purwaka, Kepala Dinkes Kabupaten Pacitan. ( Apriyanto/Pacitan).

Tri Hariadi Hendra Purwaka, Kepala Dinkes Kabupaten Pacitan. ( Apriyanto/Pacitan).

PACITAN (Jatimnesia.com)- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pacitan meminta masyarakat yang kembali dari luar daerah agar melapor kepada petugas kesehatan setempat, tujuanya agar terdeteksi jika muncul kasus baru Covid-19 khususnya varian Omicron.

” Warga Kabupaten Pacitan yang merantau dan pulang kampung dari luar wilayah lebih dari satu minggu jika kembali ke pacitan wajib untuk melapor ke petugas kesehatan,” kata Tri Hariadi Hendra Purwaka, Kepala Dinkes Kabupaten Pacitan, Selasa (18/1).

Baca Juga :  Harga Bapok Di Magetan Merangkak Naik.

Menurut Kadinkes, varian Omicron belum menjamah Kabupaten Pacitan. Namun, Tri Hariadi Hendra Purwaka meminta masyarakat tetap waspada dan disiplin Protokol kesehatan (Prokes). ” Untuk virus corona jenis omicron di pacitan Allhamdulilah tidak ada, meskipun tidak ada yang terjangkit namun perlu kita semua perlu waspada,” ungkapnya.

Baca Juga :  KPU Dan Bawaslu Magetan Minta Parpol Segera Copoti APK

Sebagai informasi, Kabupaten Pacitan merupakan salah satu jujugan pelancong dari berbagai wilayah. Selain sebagai sarana transit hendak ke Kabupaten/Kota lain di Jawa Timur juga singgahan pelancong yang ingin berwisata pantai.

Sementara, jika mendasar Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 03 Tahun 2022 Tentang PPKM Level 3,2 dan 1 wilayah Jawa Bali, Kabupaten Pacitan saat ini menyandang level 2 (dua).

Berita Terkait

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.
Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.
Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.
Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.
Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?
Diduga Diputus Kekasih, Warga Magetan Bundir Gantung Diri.
Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.
Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.
Berita ini 304 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Februari 2024 - 20:52 WIB

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Februari 2024 - 14:55 WIB

Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.

Senin, 26 Februari 2024 - 12:56 WIB

Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:45 WIB

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:38 WIB

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Sabtu, 24 Februari 2024 - 21:41 WIB

Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:32 WIB

Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:27 WIB

Jelang Pilkada Magetan, Pemkab Ingatkan ASN Dilarang Campur Tangan Politik.

Berita Terbaru

Pengurukan lahan untuk penambahan gedung 7 dan 8 RSUD dr Darsono Pacitan ( Apriyanto/Pacitan).

Berita Update

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Feb 2024 - 20:52 WIB

Beras, Bahan Pokok Pangan.

Berita Update

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:45 WIB

Noorbiyanto. (Ist)

Berita Update

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:38 WIB