• Jual Murah Camera DSLR Merk Nikon D3200 Rp 1.950.000,- Hubungi 081-335-326-942
  • Axel Florist Penyedia Papan Ucapan Karangan Bunga Ternama Di Madiun Raya. Hubungi 081-335-326-942
  • Marketing Iklan Baris 081-335-326-942. * Harga Rp 49.000 Per Tayang Durasi 1 Minggu

Home / Berita Update / Kesehatan

Senin, 14 Februari 2022 - 17:02 WIB

Kasus DBD Magetan, Januari Naik 3 Kali Lipat.

Agus Yudi Purnomo, Sub koorditaor P2PM Dinkes Magetan ( Joko Nugroho/Magetan).

Agus Yudi Purnomo, Sub koorditaor P2PM Dinkes Magetan ( Joko Nugroho/Magetan).

MAGETAN (Jatimnesia.com)- Kasus Demam Berdarah (DBD) di Kabupaten Magetan naik hingga 3 kali lipat pada bulan Januari 2022. Berdasarkan Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan, total kasus pada bulan Januari 2022 ada 81 kasus DBD.

Sub Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Kabupaten Magetan, Agus Yudi Purnomo mengungkapkan pada Januari 2021 total kasus DBD hanya 23 kasus sedangkan Januari 2022 sebanyak 81 kasus. “ Januari 2021 itu hanya 23 kasus, kemudian bulan Januari 2022 ada 81 kasus dengan 2 korban meninggal ” kata Agus Yudi Purnomo, Senin, (14/2).

Baca Juga :  Puskesmas Lembeyan, Digadang Jadi Cikal Bakal RS Type D Magetan.

Sementara memasuki bulan Februari kasus DBD di Kabupaten Magetan saat ini tercatat 18 kasus.” “ Kalau februari ini alhamdulillah sejauh ini baru 18 kasus, jadi memang ada tren penurunan, “ kata Sub Koordinator P2PM Dinkes Magetan.

Agus Yudi Purnomo menjelaskan, kantong penyebaran DBD di Kabupaten Magetan selama 10 tahun terakhir berada di 5 Kecamatan termasuk area Kota Magetan. “ Kalau secara umum selama 10 tahun ini ada lima kecamatan yaitu Kecamatan Magetan, Ngariboyo, Sukomoro, Panekan dan Bendo, tahun 2021 profilnya juga tidak beda jauh, “ imbuhnya.

Baca Juga :  dr. Panganyoman Pelamar Tunggal Calon Ketua DPC Partai Demokrat Magetan.

Menurut Sub Koordinator P2PM Dinkes Magetan, ketika ada tren kenaikan kasus DBD pada bulan September 2021 pihaknya telah melakukan sosialisasi baik melalui media massa serta himbauan di seluruh puskesmas untuk meningkatkan kewaspadaan. ” Sosialisasi terus kita gencarkan untuk masyarakat,” pungkasnya.

Berita ini 34 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Pelayanan Publik Magetan Diganjar Rapor Kuning Oleh Ombudsman Jatim.

Berita Update

Kebun Refugia Magetan Ditarget Hasilkan “Cuan” Rp 877 Juta.

Berita Update

Lahan Diserang Hama, Petani Berharap Bupati Pacitan Tahu.

Berita Update

ASN Magetan Bakal Terima Gaji Ke-13 + THR.

Berita Update

Fasilitas Tempat Sampah Di Kota Madiun Memprihatinkan.

Berita Update

Periode Januari-Februari, Ada 324 Janda Baru Di Magetan.

Berita Update

Ribuan Buruh Pabrik Rokok Dan Petani Tembakau Di Pacitan Terima BLT.

Berita Update

Bupati Ngawi Harap Status Guru ASN dan PPPK.