• Jual Murah Camera DSLR Merk Nikon D3200 Rp 1.950.000,- Hubungi 081-335-326-942
  • Axel Florist Penyedia Papan Ucapan Karangan Bunga Ternama Di Madiun Raya. Hubungi 081-335-326-942
  • Marketing Iklan Baris 081-335-326-942. * Harga Rp 49.000 Per Tayang Durasi 1 Minggu

Home / Berita Update / Kesehatan

Rabu, 19 Oktober 2022 - 18:25 WIB

Kasus Gangguan Ginjal Akut, Dinkes Magetan Minta Faskes Dan Apotik Tidak Berikan Obat Cair.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan dr. Rohmat Hidayat. (Joko Nugroho/Magetan)

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan dr. Rohmat Hidayat. (Joko Nugroho/Magetan)

MAGETAN (Jatimnesia.com)- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan bertindak cepat terkait maraknya kasus gangguan ginjal akut yang menyerang anak-anak di sejumlah daerah. Hal ini menyusul terbitnya Surat Edaran (Kemenkes) Nomor SR.01.05/III/3461/2022 tentang Kewajiban Penyelidikan Epidemiologi dan Pelaporan Kasus Gangguan Ginjal Akut Atipikal (Atypical Progressive Acute Kidney Injury) Pada Anak.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) kabupaten Magetan, dr. Rohmat Hidayat menghimbau Fasilitas kesehatan (faskes) sementara untuk tidak memberikan obat dalam bentuk cair atau sirup, anjuran ini juga berlaku untuk Apotek. ” Termasuk juga untuk apotek, sementara tidak menjual dulu obat bebas maupun obat bebas terbatas yang dalam bentuk sirup kepada masyarakat sampai nanti ada pengumuman resmi dari pemerintah, ” kata dr. Rohmat Hidayat, Rabu (19/10).

Baca Juga :  Dinas Dikpora Magetan Tak Terapkan Full Day School, Ini Alasanya !

Ditegaskan Kadinkes, himbauan ini tidak hanya Paracetamol cair tetapi juga seluruh persendian obat dalam bentuk cair maupun sirup untuk sementara waktu tidak diperjualbelikan kepada masyarakat. ” Jadi tidak hanya Paracetamol saja, tapi seluruh persediaan obat dalam bentuk cair atau sirup sementara tidak meresepkan itu dulu, ” beber dr. Rohmat Hidayat.

Kadinkes Magetan memastikan anjuran ini juga telah disampaikan kepada Faskes tingkat pertama di Kabupaten Magetan sebelum adanya pemberitahuan resmi dari Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan ( Kemenkes). ” Kita sampaikan ke teman-teman Faskes, harapannya nanti disamping kepada masyarakat untuk himbau itu, ini khan sementara saja sambil menunggu hasil pemeriksaan yang di lakukan kementerian kesehatan dan BPOM, ” tambah dr. Rohmat Hidayat.

Baca Juga :  KONI Pacitan Siapkan Atlet Untuk Poprov Jatim VII 2022

Rohmat Hidayat berpesan kepada masyarakat untuk sementara menghindari obat-obatan dalam bentuk cair atau sirup. ” Jadi intinya untuk penggunaan obat yang dalam bentuk cairan maupun sirup itu untuk sementara ini di hindari dulu, juga terkait dengan tadi yang Paracetamol untuk penurunan panas itu sementara bisa digunakan dalam bentuk yang lain, misalnya tablet atau dalam bentuk injeksi, ” pungkasnya.

Berita ini 82 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Covid-19 Klaster Sekolah Di Ngawi Terus Bertambah.

Berita Update

Jelang Ramadhan, Harga Sembako Di Pacitan Masih Stabil.

Berita Update

Catur Widayat Kembali Pimpin RSUD Sayidiman Magetan.

Berita Update

Menhan Prabowo Kunjungi INKA Madiun.

Berita Update

Dinkes Pacitan Minta Waspadai Kecepatan Penularan Varian Omicron.

Berita Update

Program PTSL Magetan Tahun 2023, Biaya Perbidang Rp 150 Ribu.

Berita Update

Rampungkan RPJMDes, Desa Baluk Kecamatan Karangrejo Panen PADes.

Berita Update

Hadiah Sabun Cuci Piring Bagi Lansia Yang Sudi Divaksin.