• Jual Murah Camera DSLR Merk Nikon D3200 Rp 1.950.000,- Hubungi 081-335-326-942
  • Axel Florist Penyedia Papan Ucapan Karangan Bunga Ternama Di Madiun Raya. Hubungi 081-335-326-942
  • Marketing Iklan Baris 081-335-326-942. * Harga Rp 49.000 Per Tayang Durasi 1 Minggu

Home / Berita Update / Pemerintahan

Rabu, 16 Februari 2022 - 07:47 WIB

Ke Madiun, Gubernur Jatim Kenalkan Desa Devisa.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Tinjau Kerajinan Batik Di Kabupaten Madiun. ( Kominfo Madiun/Jatimnesia).

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Tinjau Kerajinan Batik Di Kabupaten Madiun. ( Kominfo Madiun/Jatimnesia).

MADIUN (Jatimnesia.com) – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Madiun Ahmad Dawami, mengunjungi Desa Candimulyo, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun meninjau perajin batik, Selasa (15/2).

Dalam lawatan ke Madiun, Gubernur Jatim mencoba mencanting batik bersama perajin setempat. Menurut Khofifah dalam pembuatan batik harus dilengkapi dengan filosofi agar menarik konsumen untuk membeli batik juga bisa memberikan nilai tambah dari kekuatan batik itu sendiri. ” Batik-batik yang ada kalau boleh dilengkapi dengan story telling, untuk memperkuat produk batik, ” kata Gubernur, Selasa (15/2).

Di kesempatan yang sama, Gubernur Jatim mengatakan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) memberikan kouta kepada Jatim sebanyak 15 desa untuk dijadikan desa devisa pada tahun 2022 ini. Khofifah mengimbau agar Kabupaten dan Kota Madiun mengusulkan desa devisa.
” Karena kalau ini jadi desa devisa, LPEI nantinya akan memberikan penguatan baik desain maupun kualitas produk serta tren pasar termasuk pembiayaan. Jika sudah masuk katalog LPEI saya berharap bisa mempercepat pengembangannya, ” ungkapnya.

Baca Juga :  Menengok Museum Trinil Di Kabupaten Ngawi.

Diketahui, Kabupaten Madiun memiliki corak khas batik Kampung Pesilat yang menjadi ikon. Bupati Madiun Ahmad Dawami mengatakan jika batik merupakan bagian pemberdayaan masyarakat yang sedang digalakkan. ” Kehadiran Ibu Gubernur disini, pastinya memberikan semangat baru untuk para pembatik dan UMKM yang ada di Kabupaten Madiun, ” ujar Bupati Madiun.

Baca Juga :  8 Tim Di Pacitan Berlaga Di Liga Santri Piala Kasad.

Kaji Mbing sapaan akrab Bupati Madiun, menyampaikan kedatangan Khofifah juga diharapkan menjadi pendongkrak minat batik. Hal tersebut seperti yang dilakukan oleh Khofifah yang memposting dan memperkenalkan durian yang menjadi komoditas unggulan di Kabupaten Madiun. ” Seperti kemarin postingan ibu Gubernur tentang durian yang langsung banyak diserbu oleh masyarakat, kita harapkan sama dengan batik, ” pungkasnya.

Sebagai informasi, Desa Devisa sendiri merupakan program pendampingan yang digagas LPEI berbasis pengembangan masyarakat atau komunitas (community development). Program Desa Devisa memberi kesempatan bagi wilayah yang memiliki produk unggulan berorientasi ekspor untuk mengembangkan potensi secara ekonomi, sosial dan lingkungan bagi kesejahteraan masyarakatnya.

Berita ini 24 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

2 Ribu Warga Suntik Vaksin Dosis II Dari Pramuka Magetan.

Advertorial

Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Ngawi Launching Aplikasi Srigati .

Berita Update

Nestapa Produsen Tempe Di Kota Madiun.

Berita Update

Lima Target Bupati Madiun Tahun 2023.

Berita Update

Jelang Ramadhan, Harga Sembako Di Pacitan Masih Stabil.

Berita Update

Jalan Buruk Tinap- Kembangan, Ketua DPRD Magetan : Segera Perbaiki !

Berita Update

Polres Ngawi Razia THM, 42 Orang Diperiksa Tes Urine.

Berita Update

Fraksi – Fraksi Amini Pertanggungjawaban APBD Pemkot Madiun TA 2021.