Home / Berita Update

Rabu, 16 Februari 2022 - 17:51 WIB

Kecewa Ditalak Suami, Seorang Istri Di Ponorogo Robohkan Rumah.

Proses Perobohan Rumah Milik Sunarti. ( St/Ponorogo).

Proses Perobohan Rumah Milik Sunarti. ( St/Ponorogo).

PONOROGO ( Jatimnesia.com)- Aksi pembongkaran rumah akibat kasus perselingkuhan terjadi lagi di Kabupaten Ponorogo. Jika sebelumnya terjadi di Dusun Kalipucang Desa Kedung Banteng Kecamatan Sukorejo pada Kamis (3/2) lalu, kini kasus serupa terjadi di RT 2 / RW 2 Dusun Wetan Desa Karanglo Lor Kecamatan Sukorejo.

Rumah milik mantan pasangan suami istri (Pasutri) Nur Rohani (35) dan Sunarti (35) ini dibongkar, usai rumah tangga keduanya kandas. Bangunan berukuran 6 x 12 meter itu dipreteli oleh sejumlah pekerja suruhan Sunarti yang kini bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Taiwan.

Ayah Sunarti, Sukadi (53) mengaku, aksi pembongkaran rumah oleh anaknya itu, lantaran sang suami Nur Rohani telah menjatuhkan talak cerai. Merasa kecewa dan dikhianati, Sunarti yang bekerja di Taiwan selama 2,5 tahun itu meminta rumah yang baru dibangun setahun lalu, dengan biaya mencapai 100 juta lebih untuk dibongkar.

Baca Juga :  Pemkab Magetan Siapkan Rp 33 Miliar Untuk THR ASN

” Karena anak saya ditalak. Kelihatanya dia (Nur Rohani ) punya lagi. Anak saya yang minta untuk dibongkar. Karena yang bangun anak saya, dan tanahnya ini punya dia,” ujar warga Desa Plosojenar Kecamatan Kauman, Rabu ( 16/2).

Sukadi menambahkan, usai dibongkar seluruh material bangunan akan dibawa ke rumahnya di Desa Plosojenar. Pun dengan tanah urug bekas bongkaran juga akan dibawa ke tanah kelahiran Sunarti.

Baca Juga :  Magetan Sukses Menggelar Grand Final Duta GenRe 2022.

Sementara itu, Kepala Desa Karanglo Lor Kecamatan Sukorejo Samuri mengatakan, pihak desa sebelumnya telah berupaya melakukan mediasi ke dua belah pihak hingga 5 kali, dalam kurun waktu November 2021 hingga Februari 2022. Namun tidak menemui titik temu. Lantaran keduanya tetap sepakat untuk membongkar rumah tersebut.

” Sudah 5 kali kita lakukan mediasi, tapi tidak menemui titik temu. Mereka tetap sepakat untuk membongkar rumah. Padahal kita minta untuk diberikan saja ke anaknya yang masih SD,” pungkasnya.

Berita ini 10 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Bobol Kotak Amal Masjid Pasangan Kekasih Dibekuk Polisi.

Berita Update

Hama Keong Mas Rusak Tanaman Padi Di Pacitan.

Berita Update

Bupati Magetan Pemenang ASN Achievements Award 2021

Berita Update

Puluhan Wartawan Magetan Kunjungi Monumen Pers Nasional

Berita Update

Jalan Kampung Madinah Rusak Parah.

Berita Update

Nestapa Pedagang Yang Direlokasi Akibat Proyek Jalan Tembus Dinas PUPR Magetan.

Berita Update

Proyek Twinroad Magetan Era “Sumantri-Samsi” Terkatung-Katung.

Berita Update

Gandeng Ombudsman, Pemkab Magetan Gelar Rakor Peningkatan Yanbik.