• Jual Murah Camera DSLR Merk Nikon D3200 Rp 1.950.000,- Hubungi 081-335-326-942
  • Axel Florist Penyedia Papan Ucapan Karangan Bunga Ternama Di Madiun Raya. Hubungi 081-335-326-942
  • Marketing Iklan Baris 081-335-326-942. * Harga Rp 49.000 Per Tayang Durasi 1 Minggu

Home / Berita Update

Rabu, 23 Februari 2022 - 17:42 WIB

Keluhan Penjual Gorengan Kota Madiun Terkait Gonjang-Ganjing Minyak Goreng.

Penjual gorengan di jalan Wuni, Kelurahan Kejuron, Kota Madiun. ( Bayu Septian/ Madiun).

Penjual gorengan di jalan Wuni, Kelurahan Kejuron, Kota Madiun. ( Bayu Septian/ Madiun).

MADIUN KOTA (Jatimnesia.com)- Polemik Minyak goreng (Migor) sangat berdampak bagi masyarakat, khususnya penjaja makanan gorengan.

Di Kota Madiun, sejumlah penjual gorengan mengeluhkan membengkaknya biaya produksi ketika terjadi gonjang – ganjing terkait Migor seperti saat ini.

” Karena harus membeli minyak goreng yang mahal, keuntungan sangat kecil, habis untuk modal,” kata Sujamiati (56), pedagang gorengan di Jalan Wuni, Kota Madiun, Rabu (23/2).

Baca Juga :  Kejari Magetan Update Penanganan Dugaan Korupsi PNPM Kecamatan Karas.

Meski biaya produksi terus naik, Sujamiati tidak berani menaikan harga gorenganya karena takut kehilangan pelanggan.” Usaha kami saat ini berusaha menjual sebanyak – banyaknya agar ada sedikit untung,” ungkapnya.

Baca Juga :  Jelang Nataru, Harga Bahan Pokok Di Magetan Merangkak Naik.

Sujamiati berharap ada dukungan bantuan dari Pemkot Madiun kepada kalangan sepertinya agar usahanya tidak gulung tikar.” Harapannya harga minyak goreng diturunkan saja, ” keluh ibu satu anak tersebut.

Berita ini 18 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Dewan Magetan Menilai Taman Garuda Program Gagal.

Berita Update

15 Ribu Anak Kota Madiun Jadi Sasaran Vaksinasi.

Berita Update

Siaga Varian Omicron, Pengawasan Bandara Juanda Diperketat.

Berita Update

Razia Balap Liar, Polres Ngawi Amankan 15 Ranmor.

Berita Update

Tahun 2023, Angkutan Gratis Pelajar Di Magetan Ditambah 2X Lipat.

Berita Update

DPRD Pacitan Apresiasi Penangananan Kebencanaan Bupati Indrata Nur Bayuaji.

Berita Update

Kejari Pacitan Pantau Kasus Beras Bantuan Tidak Layak Kosumsi.

Berita Update

Agar Mudah Dipanggil, Pasutri Di Pacitan Namakan Anak One, Two, Three.