• Jual Murah Camera DSLR Merk Nikon D3200 Rp 1.950.000,- Hubungi 081-335-326-942
  • Axel Florist Penyedia Papan Ucapan Karangan Bunga Ternama Di Madiun Raya. Hubungi 081-335-326-942
  • Marketing Iklan Baris 081-335-326-942. * Harga Rp 49.000 Per Tayang Durasi 1 Minggu

Home / Berita Update / Pendidikan

Selasa, 19 Oktober 2021 - 16:20 WIB

Ketua DPRD Magetan Ingatkan Juknis Kelola Dana BOS.

Sujatno, Ketua DPRD Kabupaten Magetan. (Norik/Magetan)

Sujatno, Ketua DPRD Kabupaten Magetan. (Norik/Magetan)

Magetan (Jatimnesia.com)- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan meminta Kepala sekolah (Kepsek) penerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) patuh dan tunduk pada aturan hukum pengelolaan Dana Alokasi Khusus ( DAK) non fisik tersebut.

Anggaran Rp 55 Miliar yang mengalir ke Kabupaten Magetan melalui BOS untuk Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) wajib dipertanggung jawabkan oleh penerima.

Aturan main pengelolaan dana BOS Peraturan Menteri Dalam Negeri ( Permendagri) Nomor 24 Tahun 2020 serta Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 6 Tahun 2021 wajib dipatuhi oleh Kepsek penerima BOS. ” Kita awasi penggunaan dana bos masing-masing sekolah yang sumbernya dari DAK,” kata Sujatno, Ketua DPRD Magetan, Selasa (19/10).

Baca Juga :  Gilas Persepam Pamekasan 1 : 0, Persepon Ponorogo Lolos 16 Besar Liga 3 Jatim.

Pun, Sujatno meminta aturan pengumuman penerimaan dan penggunaan dana BOS mesti dilakukan oleh Kepala sekolah di Kabupaten Magetan. ” Sesuai regulasi Permendikbud penggunaan wajib diumumkan. Sehingga penggunaan dana Bos bisa tepat sasaran dan sesuai dengan peraturan,” tegas Ketua DPRD Magetan.

Legislator PDI Perjuangan tersebut memastikan akan ada Monitoring dan Evaluasi (Monev) ke sejumlah penerima dana BOS terkait tata kelola oleh sekolah. ” Nanti kita lakukan Inspeksi dan mengingatkan kewajiban untuk melaksanakan peraturan tersebut,” tegas Sujatno.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga ( Dikpora) Kabupaten Magetan, Suwata, mengaku telah melakukan sosialisasi dan Monev kepada sekolah – sekolah penerima dana BOS, agar pengelolaan sesuai aturan hukum yang berlaku. ” Yang pasti sosialisasi atas Permendikbud sudah dilakaukan dan juga dilakukan Monev. Sehingga bisa mengantisipasi agar tidak keluar dari Juknis. Dan tiap pertemuan KS (Kepala sekolah) termasuk ini saya kumpulkan K3S juga sudah saya sampaikan agar pengelolaan dana BOS sesuai ketentuan,” ujar Suwata.

Baca Juga :  Wabup Canangkan SSK Magetan.

Sebagai informasi, dana BOS yang mengalir ke Kabupaten Magetan Tahun Anggaran (TA) 2021 sebesar Rp.55.534.784.000,00. Untuk Kabupaten Magetan harga satuan per siswa SD Rp.1.000.000,00, SMP Rp.1.240.000,00.

Berita ini 219 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Wabah PMK Mengganas di Magetan, 14 Sapi Mati, 9 Potong Paksa.

Berita Update

Magetan Bentuk Satgas PPA, Anggotanya Polisi Hingga Jaksa.

Berita Update

Peserta Latpim Kemenag Banjarmasin Studi Lapang Inovasi Jek-Mil Puskesmas Bendo.

Berita Update

Kejari Magetan Usut Dugaan Korupsi Desa Suratmajan.

Berita Update

Peringati HBA Ke-62, Pegawai Kejari Magetan Donorkan Darah Demi Kemanusiaan.

Berita Update

Disparbud Apresiasi Aksi Tebar Benih Ikan Kejari Magetan Di Telaga Sarangan.

Berita Update

Fajar Nurhesdi Kasi Pidsus Baru Kejari Magetan, Sulistyo Utomo Geser Ke Kejari Jepara.

Berita Update

Pondasi Jembatan Cangkring Pacitan Ambrol.