Home / Berita Update / Kesehatan

Jumat, 23 September 2022 - 17:13 WIB

Komisi C Konsultasi Publik Raperda TBC/HIV.

Anggota komisi C DPRD Magetan Nur Wahyudi, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan dr. Rohmat Hidayat Serta Kepala Puskesmas Sumberagung Dr. Erwin Moh. Fauzi. (Joko Nugroho/Magetan)

Anggota komisi C DPRD Magetan Nur Wahyudi, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan dr. Rohmat Hidayat Serta Kepala Puskesmas Sumberagung Dr. Erwin Moh. Fauzi. (Joko Nugroho/Magetan)

MAGETAN (Jatimnesia.com)- Dalam rangka penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penaggulangan Tuberkulosis dan Immunodeficiency Virus Acquired (HIV)/Immune Deficiency Syndrome (AIDS), Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan mengadakan Konsultasi publik di Puskesmas Sumberagung, Kecamatan Plaosan, Jum’at (23/9).

Sebanyak 50 Tenaga Kesehatan ( Nakes) dari enam Puskesmas dimintai masukkan terkait Raperda tersebut. ” Kita mencari masukkan tentang bagaimana penyempurnaan Raperda ini menjadi Raperda yang berkualitas. Karena mereka langsung betemu dengan masyarakat yang berkaitan dengan penyakit yang kita bahas ini, ” kata Nur Wahyudi, Anggota Komisi C DPRD Magetan, Jum’at (23/9).

Baca Juga :  Kondisi Wisma Atlit Disoal DPRD Pacitan

Dari beberapa masukkan yang disampaikan kepada wakil rakyat, dewan menyoroti kewajiban pasien Suspect TBC/HIV untuk wajib mengikuti tes pemeriksaan. ” Sehingga dari itulah kemudian kita bisa mengantisipasi kalau memang ada indikasi itu harapannya mereka dan kita dari pemangku kebijakkan serta petugas medis bisa meminimalisir adanya penyimpanan-penyimpangan yang belum pasti, ” jelas Politisi PKS tersebut.

Baca Juga :  Korban Tenggelam Di Telaga Sarangan Ditemukan.

Kepala Dinas Kesehatan ( Kadinkes) Kabupaten Magetan dr. Rohmad Hidayat, berharap masukan-masukan yang disampaikan Nakes dapat ditindaklanjuti dalam pembahasan Raperda agar dapat memberikan payung hukum yang jelas dan tegas. ” Kami berharap Raperda ini bisa benar-benar memberikan payung hukum kepada kami tenaga kesehatan untuk menjalankan tugas-tugas dalam rangka utamanya penanganan TBC dan HIV, karena TBC dan HIV merupakan salah satu indikator standar SPM bidang kesehatan yang harus kita penuhi , ” beber Kadinkes Magetan.

Berita ini 113 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

DPRD Magetan Berharap Pancasila Sebagai Benteng Generasi Bangsa.

Berita Update

Mayat Tulisan Tato ” Masdika Aji ” Ditemukan Mengapung Di Bantaran Kali Madiun.

Berita Update

Nekat Lewat Jalur Sarangan Lawas, Truk Pakan Kucing Terbalik.

Berita Update

15 Ribu Anak Kota Madiun Jadi Sasaran Vaksinasi.

Berita Update

PIB Chapter Pacewetan Pacitan Ajak Buka Bersama Dan Santuni Anak Yatim.

Berita Update

Dampak Wabah PMK, Blantik Magetan Kesulitan Menjual Sapi

Berita Update

Jelang Akhir Jabatan Suprawoto- Nanik, Jalan Poros Masih Banyak Yang Rusak.

Berita Update

Perceraian ASN Pacitan Naik Tajam