Home / Berita Update / Pemerintahan

Selasa, 23 November 2021 - 18:11 WIB

Korban Trafficking Dipulangkan Ke Daerah Asal.

Dinsos Jatim Pulangkan Korban Trafficking. (Kmfjtim)

Dinsos Jatim Pulangkan Korban Trafficking. (Kmfjtim)

SURABAYA (Jatimnesia.com)- Sebanyak 28 korban trafficking yang diamankan Polda Jatim dari rumah pribadi MA (pelaku dugaan tindak pidana perdagangan orang serta ekploitasi ekonomi seksual terhadap anak) di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur (16/11) lalu, telah dipulangkan ke daerah asalnya oleh Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur melalui Unit Pelaksana Teknis Rehabilitasi Sosial Bina Karya Wanita Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur (UPT RSBKW Dinsos Jatim) di Kediri.

Dilansir dari kominfo.jatimprov.go.id paska diamankan, mereka diberikan pembinaan baik dari Polda Jatim dan jajaran UPT RSBKW kediri. ” Mengajarkan kembali agar memilih pekerjaan yang baik dan benar. Setelah enam hari di UPT, mereka sudah bisa dikembalikan ke keluarganya. Mereka diantar dan dipastikan untuk kembali ke keluarganya masing masing,” kata Alwi, Kepala Dinsos Jatim, Senin (22/11).

Baca Juga :  Bupati Pacitan Senang SBY Pulang Kampung

Alwi berharap, para korban trafficking memiliki kesadaran agar bekerja yang benar, dan tidak memilih pekerjaan yang merugikan mereka sendiri. “Jangan melakukan kegiatan yang merupakan tindakan pelanggaran hukum,” ujar Kadinsos Pemprov Jatim.

Kepala UPT RSBKW Kediri, Lestari Indriyarni, menjelaskan korban trafficking sebanyak 22 orang dari tiga provinsi dari Jatim, Jabar dan DKI Jakarta dibawa ke UPT RSBKW Dinsos Jatim di Kediri, dan yang lainnya masih dibawah umur dibawa ke Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) Polda Jatim. ” Kebanyakan mereka yang dibawa ke UPT RSBKW berusia mulai 18 tahun dan 20 tahunan, dan ada yang usia 34 tahun,” kata Yeni sapaan akrab Lestari Indriyarni.

Baca Juga :  F-Golkar Absen Paripurna Raperda 2022, Ketua DPD Angkat Bicara.

Dari 22 anak yang sudah kembali ke keluarga ada 8 anak, dan sisanya, pemulangan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Jawa Barat dan DKI Jakarta dimana korban trafficking bertempat tinggal. ” Mereka telah diassesment dan diberikan pembinaan, dan mereka menginginkan agar bisa kembali lagi bersama keluarganya. Kami tetap berikan motivasi agar tidak lagi terjerumus,” pungkasnya.

Berita ini 15 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Hadiri Muscab Gapensi, Wabup Madiun Sentil Kualitas Proyek.

Berita Update

Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Ruas Jalan Di Kabupaten Pacitan Tergenang Banjir.

Berita Update

Bupati Tunjuk Venly Jadi Dewas RSUD Sayidiman.

Berita Update

Magetan Level 1, Telaga Sarangan Kembali Ramai.

Berita Update

8 Jabatan Kepala Dinas Jadi Rebutan 42 ASN Pacitan.

Berita Update

Peringati HBA Ke-62, Pegawai Kejari Magetan Donorkan Darah Demi Kemanusiaan.

Berita Update

Selama Januari Terjadi 25 Kali Gempa Di Kabupaten Pacitan.

Berita Update

Kejari Magetan Tangani Dugaan Korupsi PNPM Karas.