Laba Manis Perajin Kotak Minimalis Warga Pacitan.

- Jurnalis

Kamis, 30 Desember 2021 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kotak - Kotak Minimalis Produksi Sulistyawan. ( Apriyanto/Pacitan).

Kotak - Kotak Minimalis Produksi Sulistyawan. ( Apriyanto/Pacitan).

PACITAN (Jatimnesia.com)- Lelaki diatas adalah Sulistyawan (25) perajin kotak cincin warga Desa Plumbungan, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan.

Dengan modal Rp 1 juta untuk membeli bahan dasar yakni triplek, kain serta karpet, Sulistyawan dengan telaten membuat kotak mungil berukuran 4cmx6cm tersebut.

Namun jangan salah, meskipun produksnya kotak ukuran mini laba yang didapatkan sangat besar. “ Keuntungan yang di dapatkan bisa mencapai Rp 600 ribu sampai 750 ribu rupiah,” ungkapnya Sulistyawan, Kamis (30/12).

Baca Juga :  Pengumuman Pertama Lelang Eksekusi Hak Tanggungan BPRS Magetan [Perseroda]

Kotak cincin produksi Sulistyawan dipatok harga Rp 80 ribu per lusin. “ Sebenarnya masalah harga bergantung ukurannya. Kalau yang saya buat ini ukuran 4 cmx 6 cm harganya 80.000 rupiah perlusin, harga segitu saya rasa sudah sesuai dengan tingkat kesulitan dan kerumitannya ,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kepala KPH Perhutani Blitar Kenalan Dengan Wartawan.

Pasar kotak cincin Sulistyawan beragam, mulai dari kolega hingga pemesan yang menghubunginya. “ Allhamdulilah untuk penjualannya saya ada yang membantu. Yaitu teman saya yang juga mengajari cara membuat kotak ini,” pungkas Sulistyawan.

Berita Terkait

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.
Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.
Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.
Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.
Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?
Diduga Diputus Kekasih, Warga Magetan Bundir Gantung Diri.
Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.
Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.
Berita ini 85 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Februari 2024 - 20:52 WIB

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Februari 2024 - 14:55 WIB

Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.

Senin, 26 Februari 2024 - 12:56 WIB

Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:45 WIB

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:38 WIB

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Sabtu, 24 Februari 2024 - 21:41 WIB

Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:32 WIB

Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:27 WIB

Jelang Pilkada Magetan, Pemkab Ingatkan ASN Dilarang Campur Tangan Politik.

Berita Terbaru

Pengurukan lahan untuk penambahan gedung 7 dan 8 RSUD dr Darsono Pacitan ( Apriyanto/Pacitan).

Berita Update

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Feb 2024 - 20:52 WIB

Beras, Bahan Pokok Pangan.

Berita Update

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:45 WIB

Noorbiyanto. (Ist)

Berita Update

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:38 WIB