• Jual Murah Camera DSLR Merk Nikon D3200 Rp 1.950.000,- Hubungi 081-335-326-942
  • Axel Florist Penyedia Papan Ucapan Karangan Bunga Ternama Di Madiun Raya. Hubungi 081-335-326-942
  • Marketing Iklan Baris 081-335-326-942. * Harga Rp 49.000 Per Tayang Durasi 1 Minggu

Home / Berita Update / Pemerintahan

Selasa, 25 Januari 2022 - 18:23 WIB

Lapas Pemuda Madiun Launching Aplikasi E-Bluder dan Si-Bima.

Launching Aplikasi E-Bluder dan Si-Bima Lapas Pemuda Kelas 1 Madiun. ( Septian Bayu/Madiun).

Launching Aplikasi E-Bluder dan Si-Bima Lapas Pemuda Kelas 1 Madiun. ( Septian Bayu/Madiun).

KOTA MADIUN– (Jatimnesia.com)- Lapas Pemuda Kelas I (satu) Madiun melaunching aplikasi E-Bluder dan Si-Bima dalam upaya mempermudah pelayanan publik.

Peresmian aplikasi ini bertepatan dengan Deklarasi Janji Kinerja 2022 dan Penandatangan Komitmen Bersama, yang dihadiri oleh Kepala Imigrasi Kanwil Kemenkumham Jawa Timur Jaya Saputra, Wakil Walikota Madiun Inda Raya Ayu, Jajaran Forkopimda Madiun serta 9 UPT Korwil Madiun yang berlangsung di Aula Lapas Kelas 1 Madiun, Selasa (25/1).

Ada 2 Aplikasi yang dilaunching yaitu aplikasi E-Bluder dan Si-Bima yang bertujuan untuk membatasi sentuhan pertemuan antara petugas dan masyarakat sekaligus mempermudah masyarakat yang ada di luar daerah. ” Tujuannya untuk membatasi kontak dengan masyarakat, dengan adanya aplikasi ini lebih aman untuk kita semua, ” kata Jaya Saputra, Kepala Divisi Imigrasi Kanwil Kemenkumham Jawa Timur, Selasa (25/1).

Baca Juga :  Ngawi Terapkan PTM 6 Hari Jenjang SD.

Sementara itu, Kepala Lapas Pemuda Kelas 1 Madiun, Ardian Nova Christiawan mengaku aplikasi ini masih pada tahap masukan dari berbagai pihak agar dapat menyempurnakan. ” Kita masih di tahap masukan dari para pengguna aplikasi ini, jadi puncaknya hari ini bertepatan dengan janji kinerja,” ungkapnya.

Baca Juga :  Program PTSL Magetan Tahun 2023, Biaya Perbidang Rp 150 Ribu.

Ardian berharap, layanan online yang ada di aplikasi e-blunder dan si-Bima dapat bermanfaat bagi warga binaan serta masyarakat luas. ” Dengan adanya kebijakan pemerintah yang memberlakukan PPKM, keluarga yang dari luar kota mau ke Madiun ini sangat susah. Sehingga disinilah fitur integrasi online berguna, sehingga keluarga dimanapun berada bisa mendownload aplikasi dan mengisi persyaratan dengan mudah jika hendak berkunjung, ” pungkasnya.

Berita ini 27 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Keluhan Warga Pacitan Terkait Migor.

Berita Update

Proyek Andal Lalin Dinas Arpus Gagal Lelang.

Berita Update

Update Covid-19 Kota Madiun : Jumlah Kematian dan Kasus Terkonfirmasi Terus Bertambah.

Berita Update

Polres Magetan Libas Komplotan Curanmor.

Berita Update

Anggaran Rp 500 Juta Mengalir Ke Kebun Buah Srogo Magetan

Berita Update

Polres Ngawi Gelar Rekonstruksi Santri Tewas.

Berita Update

Nenek Diponorogo Selamat Saat Dapur Dilalap Api.

Berita Update

Tangani RTLH, Bupati Ponorogo Pakai Konsep Aladin.