Home / Berita Update / Pendidikan

Kamis, 3 November 2022 - 17:53 WIB

Marak Lakalantas Pelajar SMP, Ini Kata Kepala Dinas Dikpora Magetan.

Suwata, Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Magetan. ( Joko Nugroho/Magetan).

Suwata, Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Magetan. ( Joko Nugroho/Magetan).

MAGETAN (Jatimnesia.com) – Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Magetan, Suwata, mengaku prihatin dengan tragedi Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) yang dialami sejumlah pelajar jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang nekat mengendarai motor ke sekolah.

Suwata berharap, orangtua Wali Murid bersama Sekolah memberikan pengawasan ketat kepada anak didik yang mengendarai motor ke sekolah agar lebih meningkatkan keselamatan ketika berkendara. ” Ini kemarin yang terakhir tiga insiden, tentu yang jelas kita tidak berharap adanya kecelakaan apalagi pelajar,” kata Kepala Dinas Dikpora Magetan, Kamis (3/11).

Suwata mengaku, telah terbit Surat Edaran (SE) Dinas Dikpora Magetan Tata Tertib (Tatib) perilaku anak sekolah yang didalamnya berisi aturan menggunakan sepeda motor. ” Dijelaskan bagi anak yang bermotor itu harus memakai helm dan mentaati ketentuan berlalulintas. Karena anak sekolah SMP itu khan sebenarnya belum diperbolehkan secara hukum untuk berkendara, ” ungkapnya.

Baca Juga :  Gandeng IPB, Disperindag Olah Sampah Jadi Pakan Ternak.

Meskipun para pelajar belum boleh mengendarai Motor karena belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) sesuai peraturan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Namun, Dikpora Magetan telah bekoordinasi dengan Kepolisian untuk mengecualikan pelajar yang menggunakan roda dua untuk ke sekolah karena terbatasnya angkutan pelajar. ” Karena keterbatasan angkutan sehingga diperbolehkan untuk membawa sepeda motor, tetapi dengan catatan hanya untuk berangkat dan pulang sekolah, ” ujar Suwata.

Baca Juga :  4 Truk Terlibat Lakalantas di Jalur Ngawi-Mantingan.

Kepala Dinas Dikpora Magetan memastikan akan meningkatkan himbauan kepada orangtua wali murid maupun pihak sekolah terkait pengawasan anak – anak yang mengendarai motor. ” Himbauan sudah sering kita sampaikan, kedepan akan kita edukasi kepada orang tua, supaya orang tua juga ikut mengingatkan anak-anaknya, karena khan kalau sudah di luar sekolah guru tidak bisa mengawasi, ” pungkas Suwata.

Berita ini 33 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Hadiri Muscab Gapensi, Wabup Madiun Sentil Kualitas Proyek.
Fahrudin, Ketua KPU Magetan. (Redaksi/Jatimnesia).

Berita Update

Pilkada Magetan Digelar 27 November 2024.

Berita Update

Bupati Suprawoto Kukuhkan SSK dan KKI Magetan

Berita Update

Bupati Magetan Rotasi 6 Kepala OPD.

Berita Update

Menengok Museum Trinil Di Kabupaten Ngawi.

Berita Update

7 Kali WTP, Bupati Suprawoto Diganjar Penghargaan Kemenkeu RI.

Berita Update

Klarifikasi Dobel Transfer Insentif Nakes, Dewan Bakal Panggil Dinkes Ponorogo.

Berita Update

Superhero Suntik Vaksin Anak-Anak Pacitan.