Mayat Tulisan Tato ” Masdika Aji ” Ditemukan Mengapung Di Bantaran Kali Madiun.

- Jurnalis

Kamis, 23 Juni 2022 - 20:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mayat Mr X Dievakuasi Petugas dan Warga Setempat. ( Bayu Septian/ Kota Madiun).

Mayat Mr X Dievakuasi Petugas dan Warga Setempat. ( Bayu Septian/ Kota Madiun).

KOTA MADIUN (Jatimnesia.com) – Sesosok mayat laki – laki ditemukan mengapung di sungai Taman Bantaran, Kelurahan Pagongangan, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Kamis (23/6).

Jenasah laki-laki dengan tato dibagian dadanya itu ditemukan sudah membusuk, diduga sudah meninggal lebih dari empat hari. ” Pada saat ditemukan warga, kondisi mayat sudah membusuk dan melepuh. Diperkirakan sudah meninggal lebih dari empat hari yang lalu. Mengetahui ada mayat, warga setempat melaporkan kepada kami, ” Kata Jarianto, Kalaksa BPBD Kota Madiun, Kamis (23/6).

Baca Juga :  Tradisi Larung Tumpeng Gono Bau Di Telaga Sarangan Magetan.

Evakuasi korban dilakukan BPBD yang dibantu oleh penambang pasir di sekitar TKP tersebut. Setelah berhasil diangkat jasad korban dibawa ke RSUD dr Soedono untuk dilakukan visum. ” Saat ditemukan korban mengenakan celana pendek dan terdapat tato di bagian dada bertuliskan Masdika Aji. Korban diperkirakan berumur antara 25 hingga 40 tahun, ” jelas Jarianto.

Baca Juga :  Kodim 0804 Magetan Banjir Karangan Bunga Ucapan

Salah satu saksi mata, Rudi, mengatakan saat itu dirinya sedang ngopi diarea taman dan tidak sengaja dirinya melihat mayat yang mengapung dari arah selatan. ” Tadi saya ngopi tiba-tiba melihat mayat mengapung dari selatan posisinya tengkurap, ” Ucapnya.

Saat ini, jenazah pria bertato tersebut ditempatkan di kamar jenasah rumah sakit Soedono Madiun. Polisi masih mencari identitas dan alamat korban serta menyelidiki penyebab pasti kematianya.

Berita Terkait

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.
Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.
Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.
Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.
Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?
Diduga Diputus Kekasih, Warga Magetan Bundir Gantung Diri.
Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.
Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Februari 2024 - 20:52 WIB

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Februari 2024 - 14:55 WIB

Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.

Senin, 26 Februari 2024 - 12:56 WIB

Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:45 WIB

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:38 WIB

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Sabtu, 24 Februari 2024 - 21:41 WIB

Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:32 WIB

Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:27 WIB

Jelang Pilkada Magetan, Pemkab Ingatkan ASN Dilarang Campur Tangan Politik.

Berita Terbaru

Pengurukan lahan untuk penambahan gedung 7 dan 8 RSUD dr Darsono Pacitan ( Apriyanto/Pacitan).

Berita Update

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Feb 2024 - 20:52 WIB

Beras, Bahan Pokok Pangan.

Berita Update

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:45 WIB

Noorbiyanto. (Ist)

Berita Update

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:38 WIB