• Jual Murah Camera DSLR Merk Nikon D3200 Rp 1.950.000,- Hubungi 081-335-326-942
  • Axel Florist Penyedia Papan Ucapan Karangan Bunga Ternama Di Madiun Raya. Hubungi 081-335-326-942
  • Marketing Iklan Baris 081-335-326-942. * Harga Rp 49.000 Per Tayang Durasi 1 Minggu

Home / Berita Update / Hukum & Kriminal

Jumat, 29 April 2022 - 18:07 WIB

Meledak Hancurkan Rumah, Polres Madiun Bekuk Peracik Dan Penjual Bubuk Mercon.

Tersangka Peracik Mercon Yang Hancurkan Rumah di Kabupaten Madiun. ( Bayu Septian/Madiun).

Tersangka Peracik Mercon Yang Hancurkan Rumah di Kabupaten Madiun. ( Bayu Septian/Madiun).

MADIUN (Jatimnesia.com) – Kepolisian Resor (Polres) Madiun menetapkan empat orang tersangka atas kasus ledakan petasan yang menghancurkan rumah di Desa Nglandung, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun beberapa waktu lalu.

Empat tersangka tersebut yakni MRS ( 20), DA (24), ATA (21), warga Desa Nglandung, Kecamatan Geger serta VRA (21) warga Desa Kedondong, Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun yang merupakan penjual obat mercon.

Dari 4 tersangka tersebut tiga tersangka telah ditahan di sel tahanan Mapolres Madiun, sedangkan satu tersangka ATA masih menjalani perawatan di RSUD Soedono Kota Madiun akibat luka bakar yang diderita.

Baca Juga :  Bupati Ponorogo Kecewa Reog Tidak Didaftarkan UNESCO

” Salah satu yang ditetapkan jadi tersangka adalah korban yang sekarang berada di rumah sakit, ” kata AKBP Anton Prasetyo, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Madiun, Jumat (29/4).

Anton menjelaskan, sebanyak dua Kilogram (Kg) bubuk mercon dibeli oleh tersangka VR dengan harga Rp 275 ribu per Kilogram (Kg) dari seorang warga Kabupaten Kediri. ” Handak ( Bahan peledak) itu dibeli sebanyak 2 Kilogram dari VR alias Basir yang dibeli di Kabupaten Kediri, ” ungkapnya.

Baca Juga :  Proyek Rp 1,4 Miliar Disparbud Magetan Mangkrak 4 Tahun.

Atas ulahnya tersebut, keempat tersangka dijerat dengan Pasal 1 ayat (1) Undang Undang Darurat RI No. 12 Tahun 1951, tentang barang siapa menguasai, membawa, mempunyai persediaan padanya atau mempunyai dalam miliknya, menyimpan, mengangkut, menyembunyikan, mempergunakan sesuatu bahan peledak, dengan ancaman pidana penjara maksimal seumur hidup.

Berita ini 60 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Polisi Tindak Tambang Ijin Kadaluarsa.

Berita Update

Apa Kabar Proyek Pelabuhan Gelon Pacitan ?

Berita Update

SMKN 1 Bendo Sabet Medali Emas Dan Perak LKS Tingkat Nasional.

Berita Update

Polres Magetan Lakukan Restorative Justice Kasus Pencurian Kotak Amal Di Mushola Takeran.

Berita Update

PWI Pacitan Dapat Kejutan Dari Forkopimda, BUMN dan PJB

Berita Update

53.198 Anak Di Magetan Ditarget Terima Vaksin.

Berita Update

Hemat Anggaran Hingga 70%, SiLPA Magetan Tahun 2021 Capai Rp 363 Miliar.

Berita Update

Paparan Covid-19 Kota Madiun, Jumlah Kematian Terus Bertambah.