Home / Berita Update

Selasa, 22 Maret 2022 - 16:48 WIB

Migor Mahal, Produsen Kerupuk Madiun Gulung Tikar.

Produsen kerupuk di Desa Teguhan, kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun menunjukkan kerupuk mentah yang belum di goreng ( Bayu Septian/Madiun).

Produsen kerupuk di Desa Teguhan, kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun menunjukkan kerupuk mentah yang belum di goreng ( Bayu Septian/Madiun).

MADIUN (Jatimnesia.com)- Sejumlah produsen kerupuk di Kabupaten Madiun gulung tikar akibat  meroketnya harga Minyak goreng ( Migor). Mereka memilih stop produksi karena bahan baku utama Migor tidak terbeli.

Salah satunya Arul Sidiq ( 25), produsen kerupuk warga desa Teguhan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun.

” Produksi kerupuknya macet, karena harga minyak mahal, jadi tidak bisa goreng kerupuk lagi, ” katanya, Selasa (22/3).

Baca Juga :  Bupati Ahmad Dawami Lepas Sambut Kapolres Madiun.

Dijelaskan Arul, sejak dua minggu lalu atau semenjak harga Migor melonjak, dia memutuskan untuk tidak menggoreng kerupuk. ” Nunggu minyak murah dulu, kalau harga minyak sudah normal kembali insyaallah akan lanjut produksi, ” Bebernya.

Baca Juga :  Kisah Penjual Mie Ayam Di Pacitan, Kaget Didatangi Bupati.

Arul berharap, harga Migor kembali normal seperti sediakala agar usahanya kembali berjalan. ” Semoga harga minyak goreng segera diturunkan lagi, biar usahanya jalan. Kalau begini terus kan malah bangkrut yang ada, ” pungkasnya.

Berita ini 38 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Tebas Korupsi Dan Torehkan Prestasi Di Magetan, Antarkan Ely Rahmawati Tempati Jabatan Aspidsus Kejati NTB.

Berita Update

Twinroad Maospati-Sukomoro, Digagas Era-SMS Namun Mandeg Era-ProNa.

Berita Update

Ikut Seleksi Calon Direktur RSUD Ponorogo, Mantan Dirut RSUD Magetan Raih Nilai Tertinggi.

Berita Update

Proyek Kampung Susu Lawu Dikucuri Rp 458 Juta.

Berita Update

Gubernur Jatim Apresiasi Kebangkitan Kota Madiun.

Berita Update

Bupati Pacitan Disahkan Jadi Warga PSHT Pusat Madiun.

Berita Update

Omicron Jatim Capai 108 Kasus.

Berita Update

Magetan Level 1, Telaga Sarangan Kembali Ramai.